Home / BERITA

Kamis, 28 November 2024 - 14:42 WIB

Pilkada Kota Lhokseumawe Diduga Diwarnai Kecurangan

MEDIALITERASI.ID | LHOKSEUMAWEMuhammad Raji Firdana juru bicara tim pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe nomor urut 3, Ismail Amanaf dan Azhar Mahmud (IMAM), menduga Pilkada Kota Lhokseumawe Curang.

Jubir Paslon IMAM juga menilai tindakan kecurangan dilakukan secara terstruktur, sistematis dan masif. Raji Firdana juga menuturkan, pihaknya telah mendapatkan informasi dari masyarakat, terkait tindak kecurangan hingga keterlibatan aparatur Gampong dalam mengintervensi pemilih untuk memilih salah satu pasangan calon (Paslon) tertentu. Kamis (28/11/2024)

“Kami menemukan beberapa informasi terkait keterlibatan aparatur gampong yang melakukan intervensi dan penekanan terhadap pemilih untuk memilih salah satu paslon tertentu,” ungkap Raji.

Tim pemenangan IMAM mengklaim telah mengantongi bukti kuat, termasuk salinan C1 hasil pemilu, untuk mengungkap berbagai pelanggaran yang terjadi.

Baca Juga  Antisipasi Kemacetan, Satlantas Polres Aceh Barat Lakukan Pengaturan di Depan SPBU

Menurut Raji, kecurangan tidak hanya melibatkan tim sukses paslon tertentu, tetapi juga penyelenggara pemilu di beberapa gampong di Kota Lhokseumawe.

“Kami sudah mengumpulkan alat bukti sebagai dasar untuk menempuh jalur hukum, mulai dari tingkat daerah hingga ke Mahkamah Konstitusi. Perjuangan ini adalah bentuk mempertahankan hak demokrasi dan suara masyarakat,” tegasnya.

Raji juga mengungkapkan bahwa bentrokan yang terjadi di Meunasah Blang Kandang baru-baru ini merupakan puncak dari akumulasi kekecewaan masyarakat terhadap penyelenggara pemilu dan Pengawas TPS yang tidak responsif terhadap laporan kecurangan.

“Bayangkan, ada pencoblosan berulang oleh orang yang sama. Ini bukan hanya kelalaian, tapi indikasi kuat kecurangan yang terstruktur,” ujarnya.

Baca Juga  Ribuan Butir Tramadol dan Eximer Disita, Dua Pelaku Peredaran Obat Keras Ditangkap

Dalam kesempatan yang sama, Ismail Amanaf, calon Wali Kota dari Paslon IMAM, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan para relawan yang terus mengawal suara rakyat hingga pleno kecamatan.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras mengawal suara IMAM. Tetap waspada, karena ada indikasi kuat pembegalan demokrasi di Kota Lhokseumawe,” kata Ismail.

Raji menegaskan bahwa langkah hukum yang diambil merupakan komitmen IMAM untuk memastikan hak-hak demokrasi masyarakat Lhokseumawe tidak dicederai.

“Kami sudah tahu, melihat, mendengar, dan merasakan kecurangan ini. IMAM adalah pemilik suara sah rakyat, yang sebenarnya” tegasnya.

Paslon IMAM berharap penyelenggara pemilu dan pengawas dapat bersikap netral serta profesional demi menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi di Kota Lhokseumawe.

Share :

Baca Juga

ACEH

Pemerintah Aceh Bantah Isu Fadhlullah Jadi Plh Gubernur: Mualem Berhalangan, Dek Fad Jalankan Tugas

BERITA

Studi BRIN: Tsunami Pangandaran 2006 Bisa Capai 8 Meter Lebih karena Gempa Megathrust dan Longsor Laut

BERITA

MoU Helsinki 21 Tahun: Ketika Simbol Dipersoalkan, Tapi Keadilan Rakyat Aceh Diabaikan

ACEH

30 Ibu Rumah Tangga di Aceh Timur Terima Bantuan Usaha Ekonomi Produktif dari TP PKK

BERANDA

tvOne Kecam Penyebaran Gambar Tayangan yang Diedit, Ancam Ambil Langkah Hukum

ACEH

21 Tahun Damai Aceh, Polemik Bendera Bulan Bintang Belum Selesai

BERITA

Konflik Lahan Berlarut, Petani Laoli Mengetuk Pintu Kedatuan Luwu

BERANDA

Oknum Pimpinan Unsoed Diduga Peras Ortu Calon Mahasiswa, KPK Tetapkan 6 Tersangka dalam OTT Rp1,12 Miliar