MEDIALITERASI.ID | JAKARTA – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menerima kunjungan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, beserta jajaran di kantor Kemenkeu, Jakarta. Kamis (31/07/2015).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis dalam pengelolaan sektor minyak dan gas (migas) serta pertambangan, khususnya terkait peningkatan penerimaan negara dan perbaikan tata kelola.
Dalam diskusi tersebut, kedua pihak menekankan pentingnya optimalisasi penerimaan negara dari sektor migas dan tambang, serta efisiensi pengelolaan subsidi energi. Keduanya sepakat bahwa penguatan pengawasan dan tata kelola menjadi faktor kunci dalam menciptakan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan berdampak langsung kepada masyarakat.
Pertemuan ditutup dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM, serta antara DJP dan SKK Migas. Kerja sama ini mencakup pertukaran dan pemanfaatan data, pemanfaatan Surat Keterangan Fiskal (SKF) untuk proses perizinan usaha pertambangan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta koordinasi dalam penyusunan kontrak dan skema bagi hasil migas.
Sinergi lintas kementerian ini diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan sumber daya energi dan mineral yang lebih efisien, akuntabel, dan memberikan dampak nyata terhadap penerimaan negara dan kesejahteraan masyarakat. (EQ)







