Home / ACEH / BERANDA / BERITA / BUDAYA / EDUKASI / EKBIS / SOSIAL

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:35 WIB

“Penajoh Keuneubah Indatu” Ramaikan Idi, TP PKK Aceh Timur Ajak Gen Z Cintai Jajanan Tradisional

MEDIALITERASI.ID | ACEH TIMUR — Ratusan jajanan khas Aceh Timur memenuhi GOR Idi Sport Center pada Kamis (30/7). Kegiatan Festival Jajanan Indatu Aceh Timur 2026 dengan tema “Celebrating The Authentic Taste Of Aceh Timur: Penajoh Keuneubah Indatu Meulia Rasa Meugah Budaya”  resmi dibuka Ketua TP PKK Kabupaten Aceh Timur, Ny. Lismawani Iskandar Al Farlaky, S.Pd., M.Ag.

Dalam sambutannya, Lismawani mengajak masyarakat khususnya generasi Z untuk kembali mengenal dan mencintai kuliner tradisional agar warisan budaya daerah tidak hilang tergerus zaman.

“Bagaimana kita bisa menjadikan makanan tradisional ini menjadi favorit? Kita harus memperkenalkan kembali kuliner khas kepada anak-anak generasi muda agar mereka bisa menikmati dan menikmatinya, sehingga warisan ini tidak hilang dimakan zaman,” ujarnya.

Jajanan Tradisional Masuk Cafe Modern

Menurut Lismawani, kuliner tradisional kini mulai menemukan tempatnya di cafe-cafe modern di wilayah Idi dan sekitarnya. Menu seperti bulukat peukrabee, rebusan jagung, pisang rebus, hingga minuman jahe mulai diminati anak muda.

Baca Juga  Dewan Adat Bamus Betawi Lantik Badan Otonom Rescue Tanggap Bencana

Ia menilai hal itu bukti bahwa makanan warisan leluhur masih memiliki peluang besar berkembang jika dikemas secara kreatif dan dipromosikan dengan cara kekinian.

Ketua TP PKK Aceh Timur juga menekankan peran keluarga sebagai garda terdepan. Ia mengingatkan agar rumah tangga mulai membiasakan menyajikan makanan tradisional yang dinilai lebih sehat dibanding makanan cepat saji.

“Mulailah dari rumah dengan menyajikan makanan tradisional. Jangan sampai anak-anak lebih mengenal makanan seperti sosis atau nugget, sementara kuliner warisan leluhur tidak lagi dikenal,” katanya.

Ia juga meminta seluruh Ketua TP PKK kecamatan hingga tingkat gampong untuk aktif mendampingi dan mempromosikan produk jajanan tradisional buatan masyarakat.

Dorong Ekonomi Kreatif dan Pariwisata

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Aceh Timur, Syahril, S.STP, M.AP, selaku ketua panitia penyelenggara mengatakan festival ini digelar bekerja sama dengan TP PKK Kabupaten Aceh Timur.

Baca Juga  Kapolres Bener Meriah Jemput Bantuan Sembako Untuk Warga Terdampak Bencana Di Bandara Rembele

Festival diikuti peserta dari TP PKK 24 kecamatan se-Aceh Timur. Selain sebagai upaya pelestarian budaya, kegiatan ini juga bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.

“Selain menjadi ajang pelestarian budaya, kegiatan ini juga bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, serta komunitas kreatif,” ujar Syahril.

Panitia menyediakan total hadiah Rp10 juta berupa trofi dan dana pembinaan bagi para pemenang lomba.

Syahril berharap Festival Jajanan Indatu dapat menjadi agenda tahunan. Ke depan, acara akan dilengkapi pameran kuliner tradisional, bazar UMKM, pertunjukan seni budaya, hingga seminar pengembangan usaha kuliner.

“Dengan begitu kita bisa memperkuat promosi kuliner, budaya, UMKM, dan sektor pariwisata Aceh Timur secara bersamaan,” pungkasnya.(Red/Sam)

Share :

Baca Juga

BERITA

Polda Metro Jaya Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

ACEH

Gubernur Aceh Mualem Absen di Upacara HUT RI ke-81, Wagub Fadhullah Jadi Irup

BERANDA

Menko Polkam Djamari Chaniago: Jaga Perdamaian Aceh-Papua, Hormati Hukum dan Simbol Negara

BERANDA

Diduga Cemburu, Istri di Lumajang Aniaya Suami dengan Celurit hingga Luka Parah

BERANDA

Presiden Perintahkan Darurat Gempa NTT, Wamensos Turun ke Lokasi

BERANDA

Presiden Prabowo Laporkan 121 Kebijakan Transformatif dan Rencana Besar 2027: Dari Swasembada Pangan hingga Renovasi 10.000 Puskesmas

ACEH

Klarifikasi: Berita Seorang Tokoh Meninggal Dunia Hoaks, Korban Luka Parah Masih Hidup dan Dirawat

BERANDA

Kericuhan Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Banda Aceh, Merah Putih Sempat Diturunkan