Home / BERANDA

Kamis, 29 Agustus 2024 - 08:52 WIB

Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur’ DKI Jakarta Dari Jalur Independen Yang Memberi Banyak Harapan

Penulis : Jacob Ereste

MEDIALITERASI.ID | OPINI – Meski sudah tak ingin cawe-cawe dalam soal politik –khususnya Pilkada di Indonesia yang telah membuat kesan buruk atas kecurangan yang terjadi mulai dari Pilpres hingga proses untuk menjadi calon kandidat dan Pilkada 2024 di Indonesia, toh atas dasar ikatan perkawanan maupun rasa persaudaraan yang terjalin melalui Forum Negarawan, Prof. Yudhie Haryono bersama Pemimpin Spiritual Nusantara, Sri Eko Sriyanto Galgendu berkenan ikut menghantar kandidat calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, melalui jalur independen atau non partai, yautu Komjen Pol (Purn) Dharma Pongrekun yang berpasangan dengan Dr. Kun Wardana Abiyoto, anak muda super jenius yang melampaui usiabya mengenai hal ikhwal kuantum dan dosen tetap di Institut Sains dan Teknologi Nasional, Jakarta. Bahkan, seabrek mata kuliah ilmu komunikasi, multimedia, perencanaan analisis berbasis komputer, sistem kendali cerdas termasuk sistem robotika.

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur’ DKI Jakarta dari non partai ini mendapat perhatian warga masyarakat, setidaknya karena partai politik sekarang sudah tidak mendapat kepercayaan, karena ulahnya sendiri yang mempertontonkan secara pulgar kepentingan pribadi dan kepentingan partai pengusung sesuai dengan julukan sebagai petugas partai.

Baca Juga  Ini Yang Disampaikan Direktur PNL Saat Pembukaan PKKMB Kepada Mahasiswa Baru

Pasangan Dharma Pongrekun – Kun Wardana Abiyoto telah melalui proses verifikasi administrasi dan faktual sejak masa pendaftaran 12 Mei 2024 dengan total dukungan suara 677.468 warga DKI Jakarta. Sehingga layak bertarung dengan dua pasang kandidat yang lain melalui dukungan partai politik yang ada.

Komjen Pol. Purn Dharma Pongrekun asli kelahiran Palu, pada 12 Januari 1966. Sedangkan Dr. Kun Wardana Abiyoto, asli kelahiran Jakarta Pusat, 11 Agustus 1969. Dalam usia sangat muda — 18 tahun — meraih gelar Insinyur dari Universitas Trisakti, Jakarta.

Dharma dan Kun Wardana mengusung program “Selamatkan Jiwa”. Upaya melalui jalur independen untuk Gubernur dan Wakil Gubernur’ DKI Jakarta, kata Dharma Pongrekun hanya ingin membela kepentingan rakyat. Kecuali ingin meningkatkan kesejahteraan rakyat Jakarta, mereka juga berjanji akan menggratiskan fasiltas Jakarta International Stadium (JIS) untuk pendukung Persija, The Jakmania.

Pendaftaran secara resmi pasangan independen Dharma Pongrekun-Kun Wardana ke Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta, pada hari terakhir, Kamis, 29 Agustus 2024 sebagai peserta Pilkada tahun 2024. Program keselamatan jiwa untuk Jakarta kata Dharma Pongrekun saat diterima KPU DKI Jakarta, adalah untuk memberi jalan bagi warga DKI Jakarta menuju kesejahteraan.

Baca Juga  Kontes Transgender di Hotel Orchard Tanpa Izin

Untuk mewujudkan semua program yang mereka janjikan itu, Dharma Pongrekun tidak akan memakai data empirik, tidak juga menggunakan data akademik, karena cara itu akan menjebak dalam hitungan-hitungan untung dan rugi. Padahal yang lebih utama adalah melibatkan kuasa Tuhan, karena Tuhan yang akan membukakan jalan seperti jalur independen yang harus ditempuh sekarang ini.

Sebelum Dharma – Kun resmi mendaftar di KPU DKI Jakarta, sudah terlebih dahulu ada dua pasangan calon kandidat. Maka itu, pertarungan pada Pilkada DKI Jakarta dipastikan bakal seru dan menampilkan daya tarik tersendiri. Setidaknya setelah Anis Rasyid Baswedan terganjal, hingga diperkirakan para pendukung Anis Rasyid Baswedan akan lebih cenderung memberikan dukungan kepada pasangan calon peseta independen satu-satunya adalah Dharma Pongrekun – Kun Wardana Abiyoto.

Salemba, 29 Agustus 2024

Share :

Baca Juga

ACEH

Kapolsek Simpang Jernih Kawal Pemilihan Geuchik Gampong Tampor Paloh

ACEH

Polres Aceh Timur Pastikan Kesehatan Personel Lewat Rikkes Berkala

ACEH

Upaya Preventif, Polsek Banda Alam Gencar Edukasi Warga Lewat Imbauan Karhutla

ACEH

Kepedulian Kapolsek Darul Aman, Hadir Ringankan Beban Warga Kurang Mampu

ACEH

Sambang Desa Jadi Upaya Kapolsek Idi Tunong Jalin Kedekatan dengan Masyarakat

ACEH

Plt Sekda Aceh Timur Adlinsyah Lantik Suhaimi dan Munir Jabat Kepala Bidang di Disdikbud

ACEH

27 Tahun Tragedi Simpang KKA: Luka Sejarah, Keadilan Belum Tuntas

BERANDA

“Hantu Siang Bolong”: Kiyai Ashari Tersangka Pencabulan 50 Santriwati Masih Buron