Home / BERITA

Kamis, 8 Juni 2023 - 06:05 WIB

Maraknya Pasar Mangkrak Di Sumenep, GPDS Gelar Audiensi Tuntut Begini

SUMEN‌EP — Sejumlah aktivis GPDS (Gerakan Pemuda Desa Sumenep) menggelar audiensi di kantor Diskoperindag Sumenep, dengan membawa persoalan mangkraknya sejumlah pasar di kabupaten Sumenep yakni termasuk pasar pakandangan, pasar Anom, pasar batuan, pasar kangayan.

Ketua GPDS menyampaikan beberapa temuannya mengenai persoalan yang terjadi di empat pasar tersebut yang sampai hari ini tidak beroperasi. Karena menurut pihaknya hal ini menyangkut dengan kesejahteraan masyarakat kabupaten Sumenep khususnya masyarakat menengah ke bawah.

“Dengan beberapa data yang telah kami kantongi bahwa dari survei sampai pembangunan pasar ini sudah terkesan tidak serius sehingga menyebabkan sejumlah pasar tersebut mangkrak bertahun-tahun, padahal anggaran yang digelontorkan cukup besar hingga Milyaran rupiah” Tegas Ketua GPDS yang sering disapa Cak Eros itu

Baca Juga  Petani Millenial Sebut Diskoperindag Lemah Tekan Harga Bawang Merah Lokal

Sementara itu, Diskoperindag menanggapi pertanyaan dari ketua GPDS tersebut. Pertama, persoalan yang di pasar Anom di daerah blok A itu sudah bukan kewenangan kami, itu adalah kewenangan BPRS karena yang membangun gedungnya adalah BPRS. Ungkapnya

Lebih lanjut mengenai persoalan yang di pasar batuan pihak Diskoperindag mengaku tidak mengetahui mengenai pembangunan Pasar di Kecamatan Batuan itu

“Kami tidak mengetahui detail terkait pasar batuan yang itu” ungkap Kadis Diskoperindag, Chainur Rasyid saat menemui Audiensi.

Baca Juga  Turun 2 Persen, Angka Kemiskinan Aceh Timur Kini 11,24 Persen  

Pihaknya juga menambahkan mengenai pasar kangayan itu sudah tahap proses untuk di teruskan karena kita sudah turun ke kangayan untuk melanjutkan pembangunan pasar agar bisa beroperasi.

Lebih lanjut, Ketua GPDS Fairuz Abadi Menegaskan bahwa pihak GPDS tidak mau tau persoalan anggaran itu urusan pemerintah daerah kabupaten.

Yang penting kami akan tunggu progresnya 1 bulan kedepan karena persoalan ini sudah bertahun-tahun.

Ini bicara keberlangsungan kehidupan masyarakat dan tingkat perekonomian masyarakat secara menyeluruh, “tegasnya. (Man/mif)

Share :

Baca Juga

ACEH

Medco EP Malaka dan BPMA Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh 

ACEH

Istri Bupati Aceh Timur Fasilitasi Irfan Korban Kekerasan Mondok di Pesantren Dayah Amal

BERANDA

Lawan Argentina dan Wasit FIFA”: Peringatan Lamine Yamal Jelang Final Piala Dunia 2026

ACEH

11 Jam Diburu, Polisi Aceh Selatan Tangkap Pelaku Perampokan Toko Emas di Tapaktuan

BERANDA

Sorot Anggaran Daerah, KPK Surati Seluruh Bupati di Aceh Minta 9 Jenis Data

ACEH

Heboh! Pria Bersenjata Laras Panjang Rampok Toko Emas di Jalan Merdeka Tapaktuan Pagi Hari

ACEH

Langkah Solidaritas, Norwegia Akan Donasikan Bonus Piala Dunia 2026 ke Warga Palestina

ACEH

Tiga Tersangka Ditetapkan dalam Kasus Penganiayaan Pelajar di Aceh Timur, Proses Hukum Tunggu Bapas