Home / BERITA

Minggu, 30 Januari 2022 - 17:40 WIB

Mandau, Senjata Sakral Suku Dayak Kalimantan

KALIMANTAN – Akhir – akhir ini banyak beredar Video mengenai Mandau terbang usai Edi Mulyadi mengeluarkan kata – kata yang diduga menyakiti hati suku Dayak beredar di platform media sosial.

Senjata tradisional khas Kalimantan yang sejenis Parang itu dianggap sakral dan memiliki kekuatan mistis oleh suku Dayak itu sendiri, selain itu Mandau juga memiliki keunikan dan keindahan tersendiri bagi kolektor benda pusaka.

Dilansir dari christas.dk Bagi orang Dayak, Mandau yang paling suci dan kuat adalah yang dibuat oleh Panglima Sempung dan Panglima Bungai, keduanya dianggap sebagai dua empu yang paling ahli dalam pembuatan Mandau.

Baca Juga  Otorita IKN Buka Lowongan Kerja Non Pegawai Negeri

Sedangkan Mandau dengan kualitas terbaik disebut dengan nama “Mandau Batu” yang didibuat dari batu meteorit.

Masyarakat adat Kalimantan meyakini bahwa batu meteorit berasal dari nenek moyang orang Dayak yang tinggal di surga dan menganggap batu tersebut sebagai hadiah bagi keturunan mereka dibumi.

Sehingga Mandau Batu merupakan barang pusaka yang sakral dan diwariskan dari turun temurun sehingga benda pusaka tersebut tidak boleh diperjual belikan.

Baca Juga  Pemilik Lahan Ajukan Derden Verzet, Massa Minta PN Medan Tunda Eksekusi

Selain bilah Mandau yang memiliki artistik yang indah, gagangnya pun dibuat dari jenis kayu tertentu yang dianggap suci oleh suku Dayak itu sendiri.

Umumnya panjangnya bilah Mandau sekitar 50-70 Cm, dan memiliki tepi yang tajam sekita 4,5 Cm dibagian terluas sedangkan dibagian terkecilnya 3,5 Cm.

Reporter : (Ek) | Photo : Museum Nusantara | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

BERANDA

Rubio: AS Tak Wajib Lindungi Dunia Selamanya, PM Spanyol Balas: Siapa Suruh Serang Iran?

BERANDA

Kabut Asap Makin Parah, 63 Sekolah di Bintulu dan Tatau Ditutup Hingga 11 September

ACEH

Wacana Provinsi Samudera Pase Menguat, Warga Utara-Timur Aceh Dorong Pemerataan Pembangunan

BERITA

Mahasiswa Trisakti Puji Kapolri, Nilai Demokrasi Makin Kuat di Era Listyo Sigit

BERITA

Diduga Peras dan Intimidasi Warga, Dua Orang Diamankan Polisi di Karawaci

ACEH

Bupati Al-Farlaky Raih SMSI Aceh Award 2026, Kepala Daerah Populer Penanganan Bencana di Wilayah Terisolir

BERANDA

Mensos Ungkap Penyebab Desil DTSEN Melonjak dan Tegaskan Bansos Tak Langsung Dicoret

BERITA

CISAH: Perlu Kajian Ulang Hari Lahir Aceh Utara