Home / BERITA

Kamis, 16 April 2026 - 09:01 WIB

KPK Soroti Pengadaan 25 Ribu Motor Listrik oleh BGN

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan perhatian khusus terhadap rencana pengadaan 25.644 unit sepeda motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena dinilai rawan praktik korupsi.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan pengadaan barang dan jasa, terutama dalam skala besar, merupakan salah satu sektor yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap tindak pidana korupsi.

“Tentu KPK memberikan perhatian terhadap hal tersebut. Pengadaan barang dan jasa menjadi salah satu area yang rawan terjadinya tindak pidana korupsi,” ujar Budi di Jakarta, Selasa (14/4/2026).

Menurut dia, potensi kerawanan dapat terjadi di seluruh tahapan pengadaan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban. Karena itu, KPK akan mencermati proses pengadaan secara menyeluruh.

Baca Juga  Ketum PWDPI Desak KPK dan Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Dana Hibah Kota Balam 103 Miliar Lebih

“Kami akan melihat apakah perencanaan sudah melalui analisis kebutuhan yang tepat, termasuk kesesuaian spesifikasi kendaraan dengan kebutuhan di lapangan,” katanya.

Selain itu, KPK juga akan mengkaji apakah kebutuhan kendaraan tersebut merata di seluruh wilayah atau hanya pada daerah tertentu dengan kondisi geografis khusus.

Terkait perusahaan pemenang tender, KPK menegaskan akan menilai proses pemilihan vendor berdasarkan mekanisme yang berlaku. Hal ini termasuk alasan penetapan pemenang dan pertanggungjawaban atas keputusan tersebut.

“Pemilihan vendor harus memiliki dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai prosedur pengadaan barang dan jasa,” ujar Budi.

Sebelumnya, Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa anggaran pengadaan sepeda motor listrik untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berasal dari tahun 2025. Hingga saat ini, realisasi fisik pengadaan mencapai 21.801 unit dari total target sekitar 25 ribu unit dan belum didistribusikan secara resmi.

Baca Juga  Anies Baswedan Penuhi Panggilan KPK

Ia menjelaskan kendaraan tersebut diperuntukkan bagi Kepala SPPG yang bertugas di daerah dengan akses transportasi sulit guna mendukung kelancaran program Makan Bergizi Gratis.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, juga mengonfirmasi bahwa anggaran pengadaan telah dialokasikan pada 2025 dan tidak terdapat pembelian baru pada 2026.

Sepeda motor listrik yang menjadi sorotan publik tersebut diduga merupakan tipe Emmo-JVX GT dan Emmo-JVH MAX. (EQ)

Share :

Baca Juga

ACEH

Rekrutmen Mitra BPS Aceh Timur 2026 Tuai Kritik Pedas: Warganet Tuding Hanya Formalitas, Pertanyakan Transparansi Seleksi

BERITA

321 WNA Jaringan Judi Online Internasional Jalani Pemeriksaan Imigrasi

BERITA

Judi Online Lintas Negara Digerebek di Jakarta Barat, 321 WNA Ditahan

ACEH

Buruh Berbagi Nyawa: 136 Kantong Darah dari Medco E&P Malaka untuk Pasien Aceh Timur

BERITA

Hasballah (Rocky) Mantan Bupati Aceh Timur Resmi Dilantik sebagai Ketua Bidang Pariwisata dan Kebudayaan Purkadesi

BERITA

Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola Jelang Piala Dunia 2026

BERITA

519 Peserta Ikuti CAT Akademik Seleksi Akpol 2026, Polda Metro Jaya Pastikan Transparan

BERITA

Kajati Aceh Pimpin HUT Ke-75 PERSAJA, Jaksa Agung Soroti Integritas Insan Adhyaksa