![]()
LHOKSEUMAWE – Komunitas TurunTangan Lhokseumawe bersama puluhan anak muda Kota Lhokseumawe melakukan aksi operasi sampah di seputaran Waduk Teluk Pusong Lhokseumawe. Operasi sampah ini menghasilkan hampir 1 ton sampah yang berhasil dikumpulkan oleh para relawan. (13/8/2023)
Kegiatan operasi sampah dengan tema #RawatBumi merupakan program divisi lingkungan TurunTangan Lhokseumawe. Program ini dirancang untuk melibatkan banyak orang untuk melihat dan menjaga lingkungan disekitar tempat tinggal kita. Dalam hal ini, TurunTangan Lhokseumawe sudah sangat sering melaksanakan kegiatan bertemakan lingkungan, seperti ; Lhokseumawe Clean City (2016-2018), TurunTangan Bersih Mushola (2017-2018) dan program lingkungan lainnya.
“Kami sangat berterimakasih dan mengapresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh relawan yang ikut berpartisipasi dalam operasi sampah kita kali ini, semoga ada ruang kolaborasi lainnya yang bisa kita laksanakan bersama”. Ujar Muhammad Sidiq selaku koordinator lapangan.
Komunitas TurunTangan Lhokseumawe juga meminta maaf kepada masyarakat, karena belum maksimalnya operasi sampah yang dilakukan. Selain jumlah relawan yang mungkin masih kurang, jumlah sampah juga sangat banyak. Disini kami mengharapkan adanya peran serta masyarakat juga untuk sama-sama menjaga dan merasa bahwa Waduk Teluk Pusong adalah milik kita dan harus kita jaga.
Selanjutnya, Komunitas TurunTangan Lhokseumawe akan tetap melaksanakan program #RawatBumi dengan melihat keikutsertaan masyarakat saat proses kegiatan di lapangan. Besar harapan, masyarakat dapat melihat ini sebagai percikan semangat yang sama, bahwa harus ada kolaborasi yang aktif guna merawat lingkungan di tempat tinggal kita. [Bastin]







