Home / BERITA

Minggu, 18 Februari 2024 - 06:55 WIB

Ketua PWDPI Lampung : Sudah Prediksi Kecurangan KPU Pada Pemilu 2024

Medialiterasi.id | LAMPUNG – Ketua DPW Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Provinsi Lampung, Hadie Chandra mengatakan, dugaan kecurangan Panitia Pemungutan Suara sudah diprediksi jauh-jauh hari sebelum dilaksanakan pemilihan umum (pemilu).

Dia mengatakan, sebelumnya sudah banyak laporan adanya rencana dari sejumlah oknum KPU dan caleg DPRD kabupaten dan provinsi melakukan kecurangan terstruktur, sistematis dan masif (TSM).

“Modus baru yang dilakukan oleh sejumlah oknum caleg dan KPU saat ini yakni dengan cara mengalihkan suara caleg satu partai ke nomor urut lain. Ada juga kertas suara yang sudah Dicoblos sebelum dilakukan pemungutan suara dengan cara merusak segel kotak suara,”ungkap Hadie Chandra pada (17/2/2024).

Ketua PWDPI Lampung juga mengatakan, pihaknya baru-baru ini dapat laporan dari salah satu caleg Provinsi dari PKB dapil Lampung Tengah, Munir Abdul Haris. Dia menemukan suara miliknya hilang disejumlah TPS dan dialihkan pada nomor tiga yang notabenenya satu partai.

“Tidak tanggung-tanggung suaranya dikosongkan dan suara tersebut dialihkan kepada rekan satu partai nomor tiga. Kejadian ini hampir merata Dan diduga ini sudah kejahatan pemilu yang sudah terstruktur, sistematis dan masif (TSM),” tegasnya.

Baca Juga  Eks Napiter di Banten Ikuti Pelatihan Teknisi AC untuk Perkuat Reintegrasi Sosial

Ketua PWDPI, Hadie Chandra juga menambahkan, kejadian bukan Hannya di Lampung Tengah, meluas disejumlah kabupaten dan kota serta Provinsi Lampung.

“Saya meyakini ini memang dugaan kejahatan pemilu di Lampung sudah TSM mulai dari KPU provinsi dan kabupaten/kota. Bahkan ada penggelembungan suara secara ugal-ugalan,”katanya.

Dia juga menjelaskan, Para caleg dengan keterbatasannya pemantauannya harus pontang-panting sendiri menyelamatkan suaranya. Sudah dua caleg yang menila ada indikasi pemilu kali ini terjadi pelanggaran yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

“Keduanya adalah caleg DPR RI Dr. Andi Surya dan caleg DPRD Lampung Munir Abdul Haris, SSos. Keduanya mengatakan pelanggaran yang terjadi sudah TSM. Suara mereka bisa pindah ke caleg lainnya,”kata Hadie Chandra.

Tak hanya mereka, lanjutnya, suara yang diperoleh Caleg DPR RI Dapil Lampung 1, M. Kadafi, caleg nomor urut 3 dari PKB ini juga dinolkan dan digeser untuk caleg lain di TPS Kabupaten Tanggamus dan Lampung Selatan.

Baca Juga  Tinjau Pematangan Lahan Huntap Korban Bencana, Bupati Armia: Terima Kasih Bapak Kapolri

“Belum lagi, berdasarkan berita yang beredar ada pengelembungan suara ugal-ugalan. Dalam satu tempat pemungutan suara (TPS) ada caleg yang mendapatkan 800-an suara. Padahal, satu TPS maksimal 300 pemilih. Temuan lain, ada kertas suara yang sudah tercoblos,”ujarnya.

Ketua PWDPI Lampung melanjutkan, Pembegalan-pembegalan suara itu membuat suasana Pemilu kali ini kisruh, tidak kondusif, dan mengganggu proses demokrasi yang diharapkan bersih dari segala kecurangan dalam posisi baru tahap rekapitulasi dan perhitungan suara real count.

“Selaku Ketua DPW PWDPI Lampung saya sangat prihatin atas kejadian tersebut. Saya minta Bawaslu dan Aparat Penegak Hukum jangan diam saja harus mengusut kejadian ini hingga tuntas. Jika terbukti ada pelanggaran pidana pemilu seret kemeja hijau adili se-adil-adilnya. Jangan sampai demokrasi di Lampung rusak oleh para oknum yang mementingkan kepentingan pribadi serta kelompok untuk memperkaya diri dengan memanfaatkan momentum pemilu,”pungkasnya. (Team)

Share :

Baca Juga

BERANDA

Listrik Padam, Ribuan Ayam Mati: Peternak Palangka Raya Lempar Bangkai ke Kantor PLN

ACEH

Al Farlaky Lantik Sejumlah Kepsek dan Kepala Puskesmas, Tekankan Amanah Pelayanan Publik

ACEH

Dandim, Bupati, Kapolres Aceh Timur dan PT Medco Berlaga Bareng di Lapangan Mini Soccer

BERANDA

Artikel Opini “Ya’juj Ma’juj Fans Club” Viral, Soroti Dukungan Publik terhadap Trump dan Netanyahu

ACEH

Banjir Landa Aceh Timur, PGRI Hadir Ringankan Beban 144 Guru di Julok dan Indra Makmu

BERANDA

MK Putuskan Dana MBG Harus Dipisahkan dari Anggaran Pendidikan 20 Persen

ACEH

“Penajoh Keuneubah Indatu” Ramaikan Idi, TP PKK Aceh Timur Ajak Gen Z Cintai Jajanan Tradisional

BERANDA

Pernyataan “Londo Ireng” Prabowo Picu Protes Wartawan di Sejumlah Daerah, PWI Minta Maaf Terbuka