Home / BERITA / HUKUM

Senin, 16 Desember 2024 - 21:01 WIB

Ketua Ormas LAKI Pertanyakan Hasil Pendataan Aset Kendaraan

MEDIALITERASI.ID | ACEH TIMUR —  Ketua Ormas LAKI Aceh Timur, Saiful Anwar Angkat Bicara terkait Aset mobil yang di data Hari senin Tgl 11 November, 2024, namun sampai sekarang tidak ada kabarnya, Senin (16/12/2024)

Disisi lain Saiful juga berharap semoga apel kendaraan bukan hanya sekedar formalitas pemeriksaan cek fisik kendaraan saja.

Pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah Pasal 296 ayat (1) dijelaskan bahwa Pengelola Barang, Pengguna Barang dan/atau kuasa pengguna barang wajib melakukan pengamanan barang milik daerah yang berada dalam penugasannya.

Baca Juga  Wartawan JSI Sumenep Diedukasi Hulu Migas Lewat Kunjungan ke ITS

Advertising

Maka Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Timur berkewajiban untuk melakukan pengamanan barang/asset milik daerah yang menjadi tanggung jawab sesuai dengan penugasan dan kewenangannya

Baca Juga  Pemerintah Aceh Sebut Pemberhentian Sulaimi sebagai Sekda Aceh Besar Sudah Sesuai Aturan

Ia meminta para petugas agar lebih serius melakukan pemeriksaan dan melaporkan hasilnya sesuai kondisi dilapangan berapa yang layak jalan dan berapa yang tidak layak jalan

“Kepada Kabid Aset Aceh Timur kami meminta untuk segera di publikasikan berapa jumlah kendaraan dinas yang memang rusak tidak layak pakai lagi.” ujarnya.

Share :

Baca Juga

ACEH

Oknum Polisi di Banda Aceh Divonis 20 Bulan Penjara Kasus Ikhtilat

BERITA

Polisi Diminta Usut Tuntas dan Transparan Kematian Sutrimo

ACEH

Baitul Mal Aceh Timur Buka Bantuan Zakat untuk Guru Dayah dan Santri, Pendaftaran 11-18 Agustus

BERANDA

Puslabfor Polri Nyatakan Ijazah Jokowi dari UGM Asli Usai Uji Forensik Tinta dan Kertas

ACEH

Bupati Aceh Timur Gelar Turun Tanah dan Peucicap untuk Putranya, OPD Hadir Panjatkan Doa

ACEH

392 Calon Mahasiswa Asing dari 28 Negara Ikuti CBT IAIN Langsa 2026

BERANDA

Masyumi Desak Kembalikan Pasal 33 UUD 1945 sebagai Paradigma Pengelolaan Kekayaan Nasional

ACEH

Kementerian Pertanian Diminta Buka-bukaan Soal Proyek Rp520 Miliar di Aceh