Home / BERITA

Senin, 15 Agustus 2022 - 00:26 WIB

Ketua DPRA Peringati Hari Perdamaian Aceh Ke 17 Tahun, Hari Kemenangan Kita Bersama

Photo Saiful Bahri Ketua DPR Aceh (Dok.Ist)

BANDA ACEH – Ketua DPR Aceh Saiful Bahri (Pon Yahya) peringati hari perdamaian Aceh ke 17 tahun pasca perundingan damai melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada tanggal 15 Agustus 2005 lalu di Helsinki, Finlandia.

Saiful Bahri dalam penyampaian pers rilisnya pada Senin malam (15/08/2022) menuturkan, menurutnya tanggal 15 Agustus merupakan hari yang paling bersejarah bagi Rakyat Aceh khususnya, umumnya bagi Rakyat Indonesia dan masyarakat dunia.

Menurut nya, Perjalanan panjang Gerakan Aceh Merdeka dan Pemerintahan Republik Indonesia yang akhirnya sepakat untuk mengakhiri konflik bersenjata di meja perundingan dengan harapan, Aceh harus bangkit dari keterpurukan akibat konflik yang berkepanjangan dan terjangan Tsunami yang memporak porandakan Aceh kala itu.

Baca Juga  Ketua DPRA Saiful Bahri Dan ASN Lakukan Dzikir Bersama

“Pada 15 Agustus 2005 lalu pimpinan kita sudah menyepakati bahwa kita akan berjuang dalam konteks perdamaian untuk membangun Aceh dari keterpurukan di segala bidang”, ucap Saiful Bahri.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPR Aceh mengharapkan seluruh elemen masyarakat, termasuk aparat penegak hukum di Aceh ikut menjaga dan betul – betul menghargai hari ulang tahun perdamaian Aceh. Pon Yahya juga mengatakan, bila ada masyarakat yang ingin merayakan sesuai dengan keinginannya dalam memperingati hari perdamaian, kalau bisa jangan sampai ada tindakan kekerasan, biarlah 15 Agustus menjadi hari kemenangan bersama.

“Hari ulang tahun MoU Helsinki tersebut hari kemenangan kita bersama”, tutur Pon Yahya kepada Media.

Baca Juga  15 KONI Kabupaten dan Kota Se-Aceh Dukung Saiful Bahri Sebagai Ketua KONI Aceh

Dalam hal ini Saiful Bahri menuturkan, aparat yang berwenang harus melakukan tindakan pendekatan secara persuasif dan kekeluargaan kepada masyarakat Aceh supaya tidak ada yang menjadi korban kekerasan.

Di usia perdamaian Aceh yang ke 17 tahun ini, Ketua DPR Aceh berharap kepada pemerintah pusat memberi perhatian serius agar poin – poin nota kesepahaman yang sudah disepakati dalam perundingan MoU terlaksana dengan baik.

“Mohon kiranya kita memperhatikan ini dengan lebih serius dan mari kita bergandengan tangan, jalan berdampingan dalam membangun Aceh hari esok yang lebih baik”, pungkas Ketua DPR Aceh.

Reporter : Ek : Photo : Ist | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

BERITA

Polda Metro Jaya Kerahkan 4.131 Personel untuk Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakarta

BERITA

Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan Narkoba Rp235 Miliar di Bakauheni, 24 Tersangka Ditangkap

BERANDA

Drama Toronto! Gol Menit Akhir Caleb Yirenkyi Tumbangkan Panama, Ghana Raih 3 Poin Pertama Piala Dunia

ACEH

Bismillah Menjadi KM Nol Islam: Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Peradaban Peureulak di Haul Sultan ke-1224

BERANDA

Diaspora Aceh: Dari Pengungsi Konflik hingga Akademisi Dunia, Mengapa Mereka Merantau?

BERANDA

Diskualifikasi Uriarte Guncang Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Untung, Tapi FIM Steward Dinilai Telat & Tak Transparan

ACEH

Ulama Aceh Timur Desak Mahkamah Syar’iyah Terapkan Syariat Kaaffah: Mediasi, Wali, Iddah dan Nasab Jadi Kunci

BERANDA

Prediksi Portugal vs RD Kongo 18 Juni: Ronaldo Cs Diunggulkan Raih 3 Poin Perdana Grup K Piala Dunia 2026