Home / BERITA

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:54 WIB

Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci, 234 Senpi Diserahkan Sukarela dalam Ops Senpi Musi 2026

MEDIALITERASI.ID | PALEMBANG – Tingginya kesadaran masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan Operasi Senpi Musi 2026 yang digelar Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan. Selama operasi berlangsung, warga secara sukarela menyerahkan 234 pucuk senjata api kepada aparat kepolisian sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemberantasan senjata api ilegal.

Penyerahan senjata api tersebut menjadi bagian dari hasil Operasi Senpi Musi 2026 yang dilaksanakan selama 16 hari, sejak 12 hingga 27 Juni 2026. Secara keseluruhan, operasi tersebut berhasil mengungkap 32 kasus penyalahgunaan senjata api dengan mengamankan 31 tersangka serta menyita 397 pucuk senjata api yang kemudian dimusnahkan.

Pemusnahan ratusan senjata api itu dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan di Lapangan Tembak Brimob Polda Sumsel, Jumat (3/7/2026).

Kapolda Sumsel mengatakan tingginya jumlah senjata api yang diserahkan secara sukarela menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi menjaga keamanan dan ketertiban.

“Hasil operasi ini jumlahnya cukup signifikan, baik senjata api laras panjang maupun laras pendek. Ini menandakan bahwa negara hadir untuk mengamankan masyarakat dalam hal yang berhubungan dengan senjata api,” ujar Kapolda.

Baca Juga  Kapolres Aceh Tamiang Menerima Penyerahan Sepucuk Senpi AK-56 Mantan Anggota GAM

Ia menegaskan, tujuan utama operasi tersebut adalah menciptakan rasa aman sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa khawatir terhadap ancaman kejahatan bersenjata.

“Polda Sumatera Selatan memastikan bahwa tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban merupakan representasi kehadiran negara di tengah masyarakat. Tujuannya agar masyarakat dapat bekerja, beribadah, bersekolah, dan beraktivitas dengan aman tanpa rasa takut akibat peredaran senjata api ilegal,” katanya.

Berdasarkan data Polda Sumsel, dari total 397 pucuk senjata api yang dimusnahkan, sebanyak 284 pucuk merupakan senjata api laras panjang dan 113 pucuk senjata api laras pendek.

Kapolda juga mengapresiasi seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Senpi Musi 2026. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh jajaran Polda Sumsel, mulai dari Wakapolda, Irwasda, pejabat utama, hingga para Kapolres beserta personel di lapangan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, mengapresiasi masyarakat yang secara sukarela menyerahkan senjata api ilegal kepada kepolisian. Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi modal penting dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif di Sumatera Selatan.

Baca Juga  Awak Media Kesulitan Akses Informasi di Pemerintah Kota Bekasi Meski Masa Tanggap Darurat Bencana

“Polda Sumsel tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi peredaran senjata api ilegal yang menjadi sumber keresahan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi warga yang telah proaktif dan berani menyerahkan senjata api rakitannya secara sukarela,” ujar Nandang.

Ia juga mengimbau masyarakat yang masih menyimpan atau mengetahui keberadaan senjata api ilegal agar segera menyerahkannya kepada aparat kepolisian sebelum dilakukan tindakan hukum. Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas pembuatan maupun peredaran senjata api ilegal melalui layanan Call Center 110.

Polda Sumsel berharap meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menyerahkan senjata api ilegal secara sukarela dapat terus mendukung upaya penegakan hukum dan menciptakan situasi keamanan yang aman, damai, serta kondusif di seluruh wilayah Sumatera Selatan. (HR)

Share :

Baca Juga

ACEH

Duka Pante Panah: Sambaran Petir Tewaskan 1 Orang, 2 Korban Dirawat di RSUD Zubir Mahmud*

ACEH

Bupati Al-Farlaky Kebut Huntap Pascabanjir: Data Harus Akurat, Kualitas Jangan Dikompromi

ACEH

Mualem Rotasi Nasir dari Sekda ke Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Aceh

ACEH

Dibawa ke Lahan Kosong Belakang Sekolah, Siswa SMAN di Bener Meriah Dikeroyok Senior Hingga Kritis

ACEH

Pemerintah Aceh Bantah Isu Fadhlullah Jadi Plh Gubernur: Mualem Berhalangan, Dek Fad Jalankan Tugas

BERITA

Studi BRIN: Tsunami Pangandaran 2006 Bisa Capai 8 Meter Lebih karena Gempa Megathrust dan Longsor Laut

BERITA

MoU Helsinki 21 Tahun: Ketika Simbol Dipersoalkan, Tapi Keadilan Rakyat Aceh Diabaikan

ACEH

30 Ibu Rumah Tangga di Aceh Timur Terima Bantuan Usaha Ekonomi Produktif dari TP PKK