Home / BERITA / HUKUM

Jumat, 12 Desember 2025 - 11:05 WIB

Kasus Sedot WC Berujung Pemerasan? CV Sumber Jaya Barokah Diduga Rugikan Pondok di Sumenep

Foto. Screenshoot Kontak Whatsapp CV Sumber Jaya Barokah saat terhapus dari Akun

Foto. Screenshoot Kontak Whatsapp CV Sumber Jaya Barokah saat terhapus dari Akun

SUMENEP | MEDIALITERASI.IDSetelah mencuatnya pemberitaan mengenai dugaan penipuan dan pemerasan yang diduga dilakukan oleh CV Sumber Jaya Barokah terhadap Pondok Pesantren Aqidah Usymuni, muncul perkembangan baru yang semakin memperkuat kecurigaan publik.

Nomor WhatsApp yang sebelumnya digunakan oleh seseorang yang diduga sebagai orang lapangan perusahaan, bernama Novian Romy Saputra, tiba-tiba tidak lagi terdaftar sebagai akun aktif.

Perubahan mendadak itu memicu kecaman keras dari salah satu alumni Pondok Pesantren Aqidah Usymuni sekaligus Pimpinan Redaksi Nusainsider.com, Toifur Ali Wafa.

Dalam keterangan rilis yang diterima media ini, ia menilai tindakan tersebut sangat patut dicurigai sebagai bagian dari skenario penipuan yang dilakukan secara sengaja untuk menghilangkan jejak.

Baca Juga  Enam Prioritas Pembangunan 2026 Ditetapkan, Pemkab Sumenep Fokus SDM dan Ekonomi Kerakyatan

Toifur menyebut, penghapusan akun WhatsApp tersebut justru mempertegas dugaan kuat adanya upaya menghindar dari pertanggungjawaban.

“Ketika nomor yang biasa digunakan tiba-tiba hilang setelah kasus ini terangkat, publik tentu menilai ada sesuatu yang disembunyikan,” tegasnya.

Upaya pewarta untuk melakukan konfirmasi juga tidak berhasil. Dari tiga nomor WhatsApp yang dimiliki dan terdaftar sebagai kontak milik CV Sumber Jaya Barokah, tidak satu pun memberikan respons. Diamnya seluruh kontak tersebut, menurut Toifur, mengindikasikan adanya kesengajaan untuk menghindari komunikasi.

Ia menegaskan bahwa dugaan praktik penipuan ini harus segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.

“Kasus seperti ini tidak boleh dibiarkan. Aparat harus turun tangan, perusahaan tersebut harus diperiksa, dan jika terbukti, jasa mereka harus dihentikan serta pihak yang bertanggung jawab wajib ditangkap agar ada efek jera,” ujarnya.

Kasus ini menjadi perhatian karena sebelumnya Pondok Pesantren Aqidah Usymuni telah dirugikan melalui modus jasa sedot WC yang mematok biaya tidak wajar. Dugaan praktik serupa disinyalir juga menyasar lembaga lain.

Baca Juga  Bupati Al-Farlaky: Sinergi Polri-TNI Jadi Modal Tarik Investasi di Aceh Timur

Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV Sumber Jaya Barokah belum memberikan klarifikasi resmi.

Share :

Baca Juga

BERANDA

Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Alasan Pribadi dan Destry Damayanti Jadi Plt

ACEH

Operasi Tangkap Bandar Narkoba di Bireuen Berujung Duka, Pratu Galuh Nugraha Tewas Terkena Peluru Rekoset

BERITA

Dua Orang Diamankan Terkait Bentrokan di Menteng, Polisi Dalami Peran Masing-masing

BERITA

Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Meninggal, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian

BERITA

Open Drag Bike Dhira Brata Cup Championship 2026 Resmi Dibuka, Wakapolri: Gas di Sirkuit, Bukan di Jalan

ACEH

Tanggapi Video Viral, Wabup Aceh Timur T. Zainal Abidin: Tempuh Jalur Hukum Jika Tak Klarifikasi

ACEH

Tolak HGU 5.000 Ha, LSM KANA: Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen PT Citra Ganda Utama

BERITA

Pemerintah Pertimbangkan Jalur Mahkamah Syariah untuk Akhiri Sengketa Blang Padang, Keputusan Ada di Tangan Presiden