Home / BERITA / KESEHATAN / LIFESTYLE

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:19 WIB

JSI Minta Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis di Sumenep


MEDIALITERASI.ID
| SUMENEP
— Jurnalis Sumenep Independen (JSI) menyampaikan permintaan kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Madura, khususnya Kabupaten Sumenep.

Permintaan tersebut disampaikan JSI menyusul adanya informasi dan temuan awal di lapangan yang menurut mereka perlu mendapat perhatian serius agar tujuan program peningkatan gizi anak dapat berjalan optimal.

Sekretaris JSI, Toifur Ali Wafa, mengatakan bahwa secara konseptual Program MBG merupakan kebijakan yang bertujuan baik, yakni untuk menekan angka stunting, meningkatkan kualitas gizi anak, serta mendorong perputaran ekonomi daerah.

“Secara konsep, program ini sangat mulia dan telah diterapkan di beberapa negara lain. Namun, menurut kami, pelaksanaannya di daerah perlu disesuaikan dengan kondisi geografis, sosial, dan tata kelola masing-masing wilayah,” ujar Toifur, Kamis (8/1/2026).

Baca Juga  Lewat Nusainsider.com, Bawang Mas Group dan DRT Group Berbagi Santunan untuk Anak Yatim

JSI menilai, berdasarkan informasi yang mereka terima, terdapat sejumlah persoalan dalam implementasi program yang perlu dievaluasi lebih lanjut. Di antaranya adalah dugaan belum optimalnya dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal, serta perlunya pengawasan lebih ketat terhadap standar kualitas dan kelayakan makanan yang disalurkan kepada peserta didik.

Menurut Toifur, Presiden Prabowo sebelumnya menegaskan bahwa Program MBG diharapkan tidak hanya meningkatkan gizi anak-anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah, mulai dari petani, nelayan, hingga pelaku UMKM. Namun, JSI menilai efektivitas tujuan tersebut di lapangan masih perlu dikaji secara mendalam.

“Informasi yang kami peroleh menunjukkan perlunya penguatan pengawasan agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat luas dan tidak menimbulkan persoalan baru,” katanya.

Baca Juga  Pemkab Sumenep Gelar Sun Run 2025, Olahraga Inklusif untuk Semua Kalangan

JSI juga mendorong agar evaluasi program melibatkan kementerian terkait, pemerintah daerah, tenaga ahli gizi, serta masyarakat penerima manfaat, sehingga kebijakan yang dijalankan tetap selaras dengan tujuan nasional dan kebutuhan daerah.

Atas dasar itu, JSI berharap pemerintah pusat dapat melakukan peninjauan dan perbaikan mekanisme pelaksanaan Program MBG, termasuk aspek pengawasan, distribusi, dan kualitas makanan.

“Kami berharap evaluasi dilakukan secara terbuka dan objektif agar program ini benar-benar memberi manfaat bagi kesehatan anak-anak dan penguatan ekonomi masyarakat,” ujar Toifur.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dan tanggapan resmi dari pemerintah pusat serta instansi terkait mengenai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, khususnya di Kabupaten Sumenep. Hak jawab akan dimuat pada pemberitaan selanjutnya. (Th)

Share :

Baca Juga

ACEH

PGRI Salurkan Bantuan untuk 58 Guru Korban Banjir di Nurussalam Aceh Timur

BERANDA

Bom Waktu di Bawah Tanah: Deretan Kebakaran Sumur Minyak Ilegal dari Blora hingga Aceh

BERANDA

4 Peristiwa Hukum Pekan Ini: Dari OTT Bupati Pemalang hingga Putusan MK Soal Anggaran MBG

ACEH

Baitul Mal Aceh Buka Investigasi Dugaan Potong Bantuan, Tegaskan Bukan Kebijakan Lembaga

ACEH

Tabrak Lari Lansia di Peureulak Timur Terungkap, Polisi Amankan Innova Hitam dan Tersangka

BERITA

1.105 Personel Gabungan Amankan Laga Aston Villa di SUGBK

BERANDA

Target 80.000 Koperasi Desa Merah Putih Berjalan, Publik Menanti Bukti Nyata di Lapangan

BERANDA

Di Usia 40 Tahun, Kiper Cape Verde Vozinha Raih Kontrak Terbesar Karier Bersama Colo-Colo