Home / BERITA

Senin, 1 Desember 2025 - 15:48 WIB

Intruksi Presiden : Satbrimob Polda Sulsel Bangun Jembatan Gantung di Soppeng


MEDIALITERASI.ID
| JAKARTA
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bergerak cepat menindaklanjuti instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang disampaikan dalam Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Indonesia Arena, GBK Jakarta, Jumat (28/11). Presiden menegaskan bahwa anak-anak di daerah terpencil tidak boleh lagi mempertaruhkan keselamatan hanya untuk pergi ke sekolah, dan meminta Polri, TNI, serta mahasiswa teknik sipil terlibat langsung dalam pembangunan jembatan di wilayah terisolasi.

Sebagai respons atas arahan tersebut, Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Sulawesi Selatan di bawah pimpinan KBP M. Ridwan, S.I.K., mengerahkan satu SST personel dengan kemampuan Vertical Rescue dan Light Field Engineering (LFE) untuk membantu pembangunan jembatan gantung di Kabupaten Soppeng.

Jembatan itu dibangun untuk menghubungkan tiga desa, yakni Desa Watu, Desa Mariritenggae, dan Desa Marioriaja di Kecamatan Marioriwawo, yang selama ini dipisahkan oleh aliran sungai. Selama bertahun-tahun masyarakat hanya mengandalkan ban dalam mobil dan rakit sebagai sarana penyeberangan, termasuk bagi para pelajar.

Baca Juga  Tim Saber Pungli Ditreskrimum Polda Sumut OTT Komisioner KPU Sidempuan

Warga sebenarnya telah berupaya melakukan penggalangan dana secara mandiri, namun keterbatasan kemampuan teknis membuat pembangunan jembatan tidak kunjung terlaksana. Kehadiran Satbrimob menjadi jawaban atas kebutuhan tersebut sekaligus representasi nyata peran negara di tengah masyarakat.

Hingga saat ini, progres pembangunan jembatan sepanjang 20 meter tersebut telah mencapai 15 persen dan dikerjakan secara gotong royong bersama warga. Polri berharap pembangunan dapat berjalan lancar sehingga akses pendidikan dan mobilitas warga meningkat sebagai bagian dari upaya menuju Indonesia Emas.

Dalam pelaksanaannya, Satbrimob Polda Sulsel menurunkan 15 personel dipimpin Ipda Taufik (Wadanki 3 Batalyon C Pelopor). Mereka dilengkapi kendaraan taktis SAR, perlengkapan konstruksi dasar, mesin las, tenda lapangan, helm dan rompi SAR, tali, meja lapangan, filbead, serta logistik pendukung lainnya.

Baca Juga  Bupati Aceh Timur Sambut Rencana Pembentukan UPT BPOM

Operasi dimulai pada 29 November 2025 di Mako Batalyon C Pelopor Bone dengan pengecekan perlengkapan pada pukul 22.43 WITA, dilanjutkan apel pemberangkatan pukul 22.46 WITA, dan keberangkatan menuju Desa Watu pada pukul 22.53 WITA.

Polri menegaskan bahwa penugasan ini bukan sekadar tindak lanjut administratif, melainkan aksi nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Melalui gerak cepat Brimob di lapangan, Polri memastikan komitmen untuk hadir dan bekerja demi keselamatan rakyat, terutama dalam mendukung akses pendidikan bagi generasi muda di pelosok negeri. (H.R)

Share :

Baca Juga

BERANDA

Polisi Johor Selidiki Kasus PRT Diduga Dianiaya Majikan, Video Penganiayaan Viral

BERANDA

Prediksi Maroko vs Brasil Piala Dunia 2026: Duel Taktik vs Sihir Samba di MetLife Stadium

BERANDA

Fakta Video Viral ART Dianiaya Majikan di Malaysia, Ini Kronologi Versi Netizen

BERANDA

Butuh RM600 Ribu, Bangunan ‘Flat’ Ilegal Komunitas Rohingya di Hulu Langat Segera Dibongkar

ACEH

MPU Aceh: Traktir Kopi Kalah Tebak Skor Piala Dunia Tetap Judi, Hukumnya Haram

ACEH

PLT Kadisdikbud Aceh Timur: Juri O2SN Harus Adil, Siswa Junjung Sportivitas

BERITA

Bawa Botol Bersumbu Bakar Saat Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Tetapkan Satu Tersangka

BERITA

Polda Metro Jaya Kerahkan 6.088 Personel Amankan Aksi Mahasiswa, Kapolda Tekankan Pendekatan Humanis