Home / BERITA

Selasa, 27 Mei 2025 - 01:58 WIB

Indonesia Tegaskan Kepemimpinan dan Ketahanan ASEAN di Pertemuan ke-29 APSC Council

MEDIALITERASI.ID | KUALA LUMPUR– Indonesia kembali menegaskan peran kepemimpinannya dalam memperkuat kerja sama dan ketahanan kawasan ASEAN dalam menghadapi megatrend global. Pada Pertemuan ke-29 ASEAN Political-Security Community (APSC) Council di Kuala Lumpur,

Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kemenko Polkam, Mohammad Koba, menegaskan bahwa sebagai penanggung jawab Pilar Politik dan Keamanan ASEAN, Kemenko Polkam akan menindaklanjuti hasil-hasil KTT dan Pertemuan APSC Council.

“Bersama kementerian dan lembaga terkait, kami akan memastikan implementasi hasil Pertemuan ke-29 APSC Council ini, termasuk sosialisasi Strategic Plan APSC 2026–2045 yang akan menjadi panduan kerja sama keamanan ASEAN dua dekade mendatang,” katanya di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (25/5/2025).

Baca Juga  PERMAHI Jambi Ajak Masyarakat Perangi Hoaks demi Jaga Persatuan Jelang HUT Ke-81 RI

Dalam pertemuan, Menteri Luar Negeri Sugiono, menyampaikan keberhasilan implementasi Blueprint Pilar Politik dan Keamanan ASEAN 2025, yang telah mencapai 99,6%, menjadi pijakan strategis bagi penguatan kerja sama ke depan. Pertemuan turut menyoroti pentingnya kerja sama pertahanan dalam ASEAN Defence Ministers’ Meeting (ADMM) serta isu-isu baru seperti keamanan infrastruktur bawah laut, perkembangan Artificial Intelligence (AI), dan sistem otonom.

“Tantangan ke depan akan terus berevolusi dan menjadi lebih kompleks. ASEAN harus lebih adaptif dan responsif dalam menyikapinya,” tegas Menlu Sugiono.

Baca Juga  Kemenko Polkam Kawal Pemulangan 20 WNI/PMI Bermasalah dari Myanmar

Dalam pernyataannya, Indonesia juga menekankan perlunya penguatan kerja sama penegakan hukum kawasan, termasuk pengembangan mekanisme investigasi bersama dan Mutual Legal Assistance (MLA) dalam menghadapi kejahatan lintas batas. Indonesia juga mendorong pengarusutamaan ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP) sebagai strategi utama menjaga stabilitas kawasan yang terbuka dan inklusif.

Pertemuan dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Malaysia selaku Ketua ASEAN 2025 dan dihadiri para Menteri Luar Negeri negara anggota ASEAN (kecuali Myanmar yang hadir pada tingkat non-politis), Sekretaris Jenderal ASEAN, dan Menteri Luar Negeri Timor Leste sebagai pengamat. [Siaran Pers]

Share :

Baca Juga

ACEH

30 Ibu Rumah Tangga di Aceh Timur Terima Bantuan Usaha Ekonomi Produktif dari TP PKK

BERANDA

tvOne Kecam Penyebaran Gambar Tayangan yang Diedit, Ancam Ambil Langkah Hukum

ACEH

21 Tahun Damai Aceh, Polemik Bendera Bulan Bintang Belum Selesai

BERITA

Konflik Lahan Berlarut, Petani Laoli Mengetuk Pintu Kedatuan Luwu

BERANDA

Oknum Pimpinan Unsoed Diduga Peras Ortu Calon Mahasiswa, KPK Tetapkan 6 Tersangka dalam OTT Rp1,12 Miliar

BERANDA

Sekretariat Kabinet Unggah Video 500 Ribu Warga Sambut HUT RI, Tuai Kritik di Tengah Demo ‘Prabowo Bedebah’ dan Bencana NTT

ACEH

Petani Aceh Timur Soroti Program PSR: Pertanyakan Transparansi RAB dan Pengelolaan Dana Hibah Rp60 Juta/Hektare

BERANDA

Buronan DPO Narkoba Bareskrim Basri Lewaimang Ditangkap Interpol di Kuala Lumpur