Home / BERITA

Selasa, 7 Oktober 2025 - 22:16 WIB

Diduga Standar K3 Diabaikan, Proyek Jembatan Pelawad I Ciledug Tangerang Dikeluhkan Warga

MEDIALITERASI.ID | TANGGERANG – Proyek pembangunan Jembatan Pelawad I di kawasan Ciledug, Kota Tangerang, yang dikerjakan oleh CV Mulia Arinda dengan nilai kontrak hampir Rp6 miliar dari anggaran APBD Kota Tangerang Tahun 2025, diduga tidak memperhatikan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Proyek yang dimulai sejak 1 Juli 2025 dan ditargetkan selesai pada Desember 2025 itu kini menuai keluhan dari pengguna jalan.

Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi jalan sekitar jembatan dipenuhi tumpukan batu kerikil yang berpotensi membahayakan pengendara, khususnya roda dua. Arus lalu lintas dari arah Kebayoran Lama menuju Ciledug pun kerap tersendat akibat aktivitas proyek.

Baca Juga  Keliru Baca Data Ekonomi Sulsel dan Makassar : Jubir Andalan Hati Disebut Tersesat dalam Pikirannya Sendiri

Salah seorang warga mengaku resah dengan kondisi tersebut. “Sudah dua bulan proyek berjalan, tapi jalan malah rusak dan banyak batu kerikil berserakan. Sangat berbahaya untuk pengendara,” ujarnya kepada media.

Selain itu, minimnya rambu peringatan di sekitar lokasi juga disorot. Tak terlihat adanya garis pembatas, papan peringatan, atau tanda informasi proyek yang semestinya dipasang untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat.

Dari hasil pengamatan, para pekerja di lapangan juga terlihat tidak menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai SOP K3, seperti helm pelindung dan sarung tangan. Mereka hanya mengenakan rompi dan sepatu boot. Padahal, pekerjaan pembongkaran jalan lama berisiko tinggi terhadap kecelakaan kerja.

Baca Juga  Wakpolda Metro Jaya Dan Sejumlah Pejabat Utama Serta 2 Kapolres Resmi Diganti

Ketika dikonfirmasi terkait penerapan K3 dan pemasangan rambu-rambu di lokasi proyek, Supri, selaku penanggung jawab lapangan dari CV Mulia Arinda, enggan memberikan jawaban jelas.

Masyarakat berharap pihak pelaksana proyek dapat memperhatikan aspek keselamatan dan estetika lingkungan selama proses pembangunan berlangsung. “Kami mendukung pembangunan, tapi jangan sampai mengabaikan keselamatan pengguna jalan,” ujar salah satu warga sekitar. (H.R)

Share :

Baca Juga

ACEH

Dugaan Pungli Bantuan Modal Usaha, Baitul Mal Aceh Turun Tangan

ACEH

Biro PBJ Setda Aceh Gelar Rapat Kerja Pejabat Fungsional Pengadaan

BERITA

Ratusan Petani Laoli Bertahan di Lahan, Tolak Rencana Pengosongan Pemkab Luwu Timur

BERANDA

Tegaskan Standar Keamanan Pangan, BGN Tutup Permanen 833 Dapur Program Makan Bergizi Gratis

ACEH

Dituding Dalangi Serangan ke Bupati, Dun Belanda Akui Fitnah dan Minta Maaf ke Wabup Aceh Timur

BERITA

Integrasikan AI dan OBE, Dosen MPI UIA Bireuen Raih Predikat ‘Most Inspiring Lecturer’

ACEH

118 Anak Ikuti Khitan Massal Baitul Mal Aceh Timur, Bupati Al-Farlaky: Ke Depan Digelar 3 Titik Wilayah

ACEH

Percepat Huntap Korban Banjir, Bupati Al-Farlaky Targetkan Pembebasan Lahan 6 Hektare di Serba Jadi Segera Tuntas