MEDIALITERASI.ID | ACEH UTARA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kecamatan Paya Bakong berlangsung khidmat dan meriah, Minggu (17/8/2025). Ribuan warga memadati Desa Blang Pante untuk menyaksikan upacara pengibaran bendera Merah Putih sekaligus pengibaran bendera raksasa sepanjang 50 meter di kawasan wisata Pante Bahagia.
Upacara dipimpin Danramil 21/Paya Bakong Kapten Inf Edi Wijaya, mewakili Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Arh Jamal Dani Arifin, S.Sos., M.M.D.S. Dalam sambutannya, Kapten Edi menyampaikan apresiasi kepada Muspika, tokoh masyarakat, dan warga yang berinisiatif mengibarkan bendera raksasa.
“Dengan semangat ini, semoga Kecamatan Paya Bakong semakin maju, dilandasi jiwa juang yang tinggi sesuai tema HUT ke-80 RI Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju,” ujarnya.
Camat Paya Bakong Muhammad Noval Andrian, S.SSTP., MAP., menegaskan kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat persatuan masyarakat.
“Pengibaran bendera sepanjang 50 meter ini adalah wujud solidaritas dan rasa cinta terhadap Indonesia serta NKRI,” katanya.
Kapten Edi menambahkan bahwa ide pengibaran bendera raksasa di Pante Bahagia berawal dari gagasan Kapolsek Paya Bakong. Muspika bersama warga bergerak cepat merealisasikannya hingga terlaksana dengan lancar.
“Pengibaran bendera raksasa di Pante Bahagia ini baru pertama kali dilaksanakan. Alhamdulillah, semua berjalan sukses berkat dukungan masyarakat,” ucapnya.
Selain sebagai simbol nasionalisme, kegiatan tersebut diharapkan menjadi daya tarik wisata baru di Blang Pante.
“Kita ingin semangat kemerdekaan sekaligus menjadi daya tarik wisata, sehingga bisa memberi dampak positif bagi ekonomi warga sekitar,” pungkas Edi.
Rangkaian acara meliputi pembacaan teks Proklamasi, pembukaan UUD 1945, menyanyikan lagu-lagu nasional, hingga doa bersama. Petugas pengibar bendera merupakan siswa-siswi SMAN 1 Paya Bakong yang tampil penuh percaya diri.
Upacara yang berlangsung hingga pukul 09.00 WIB itu dihadiri unsur TNI-Polri, Muspika, para kepala sekolah, geuchik, serta masyarakat setempat. Acara berjalan aman, tertib, dan meninggalkan kesan mendalam sebagai wujud nyata semangat persatuan dan cinta tanah air. (EQ)







