![]()
MEDIALITERASI.ID | PONOROGO – Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu, 19 September 2026. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan pentingnya pendidikan karakter, kemandirian pangan, pengentasan kemiskinan, serta penguatan kedaulatan maritim Indonesia.
Dalam sambutannya di hadapan lebih dari 8.000 tamu undangan, Prabowo mengapresiasi nilai-nilai Panca Jiwa Gontor yang dinilainya selaras dengan semangat perjuangan bangsa, khususnya dalam membentuk generasi penerus yang berintegritas.
Peringatan satu abad PMDG menjadi momentum untuk mensyukuri perjalanan panjang Gontor dalam bidang pendidikan sekaligus menandai dimulainya abad kedua pengabdian lembaga pendidikan tersebut bagi bangsa dan dunia.
Prabowo juga menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk terus mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina. Menurutnya, kemerdekaan dan perdamaian merupakan cita-cita yang harus terus diperjuangkan.
Selain itu, Kepala Negara menekankan pentingnya memperkuat kemandirian pangan dan mengentaskan kemiskinan. Ia juga menyoroti penguatan kedaulatan maritim melalui pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan nelayan Indonesia.
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo turut meresmikan renovasi Aula Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) dan Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor.
Usai memberikan sambutan, K.H. Hasan Abdullah Sahal menyerahkan buku Gontor untuk Indonesia dan Mushaf Al-Qur’an karya santri Gontor kepada Presiden Prabowo. Mushaf tersebut menjadi salah satu legasi peringatan satu abad PMDG. Proses penulisannya telah dimulai sejak 2023 dan melibatkan santri serta guru Gontor.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan dua prasasti legasi satu abad PMDG, yakni Prasasti Peresmian Renovasi Aula BPPM dan Prasasti Peresmian Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor. (EQ)







