Medialiterasi.id | Aceh Timur — Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky memimpin rapat percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir 2025. Dalam rapat itu ia menekankan dua hal utama: data penerima harus akurat dan kualitas bangunan tidak boleh dikompromi.
Rapat digelar di Aula Serbaguna Pendopo Bupati Idi, Senin (24/8/2026). Turut hadir para camat se-Aceh Timur dan pihak terkait. Fokus pembahasan adalah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabanjir agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan masalah baru.
“Data ini harus benar-benar diverifikasi dengan teliti. Jangan sampai ada persoalan di kemudian hari yang akhirnya menjadi kendala dalam penyaluran bantuan dari pemerintah pusat,” tegas Al-Farlaky.
Bupati meminta inventor dan aplikator bekerja serius dan profesional. Percepatan pembangunan, katanya, tidak boleh mengorbankan mutu hunian.
“Jangan sampai pembangunan cepat, tetapi kemudian muncul masalah di lapangan. Penerima manfaat harus mendapatkan hunian yang layak dan berkualitas,” ujarnya.
Bentuk Tim Teknis, Pencairan Ditahan Jika Tak Sesuai
Untuk memastikan hal itu, Pemkab Aceh Timur membentuk tim teknis yang bertugas memantau langsung seluruh proyek huntap di lapangan. Tim akan memeriksa kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi dan ketentuan yang ditetapkan.
Al-Farlaky menegaskan hasil pemantauan tim akan menjadi dasar pencairan anggaran. Jika ditemukan ketidaksesuaian, maka anggaran tidak akan dicairkan.
“Semua pekerjaan akan kita pantau. Kalau tidak sesuai, jangan berharap proses pencairan bisa dilakukan. Kita ingin pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat dan tidak menyisakan masalah bagi masyarakat maupun pemerintah,” tegasnya.
Bupati juga meminta seluruh camat ikut mengawal pembangunan huntap di wilayah masing-masing. Pengawasan bersama dinilai penting agar bantuan pascabencana berjalan transparan dan tepat sasaran.
“Rapat ini bagian dari upaya Pemkab Aceh Timur mempercepat penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabanjir 2025, sekaligus memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai target dan kebutuhan masyarakat di lapangan,” pungkas Al-Farlaky. (*)







