Home / ACEH / BERANDA / BERITA / BUDAYA / EDUKASI / HUKUM / POLITIK / RELIGI / SOSIAL

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Peringati 21 Tahun Damai Aceh, Bupati Aceh Timur Ajak Warga Doa Bersama dan Jaga Perdamaian untuk Anak Cucu

Medialiterasi.id | Aceh Timur — Memperingati Hari Damai Aceh ke-21, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky mengajak seluruh camat dan keuchik untuk menggelar doa bersama di masjid, meunasah, dan surau. Ajakannya disampaikan sebagai bentuk syukur atas perdamaian yang telah terwujud sejak penandatanganan Nota Kesepahaman Helsinki pada 15 Agustus 2005.

Imbauan itu disampaikan Al-Farlaky melalui siaran pers Bagian Prokopim Setdakab Aceh Timur, Kamis (13/8/2026).

“Perdamaian Aceh ini tidak hadir dalam waktu yang singkat. Perdamaian lahir melalui proses yang panjang dan harus kita syukuri bersama,” kata Al-Farlaky.

 

Doa Bersama di Seluruh Wilayah

Baca Juga  Peduli Terhadap Warga Sakit Menahun dan Anak Yatim, Kapolsek Bandar Salurkan Bantuan Sosial

Bupati meminta doa bersama dilaksanakan serentak di tingkat kecamatan dan gampong. Menurutnya, kegiatan sederhana itu menjadi cara masyarakat mengekspresikan rasa syukur sekaligus memperkuat komitmen menjaga kedamaian.

“Semoga doa yang kita panjatkan bersama menjadi bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar agar perdamaian Aceh terus terjaga hingga anak cucu kita,” ujarnya.

 

Jangan Hanya Menikmati, Tapi Merawat

Politikus muda Partai Aceh itu menekankan, perdamaian telah memberi ruang bagi masyarakat untuk kembali menjalani kehidupan yang tenang. Aktivitas sosial dan ekonomi warga juga kembali tumbuh setelah melalui masa panjang penuh tantangan.

Baca Juga  Akuang di Vonis 10 Tahun dan Uang Pengganti Rp797 Miliar

Karena itu, peringatan damai tidak cukup hanya seremoni. 

“Perdamaian ini adalah anugerah yang harus kita jaga. Jangan sampai generasi kita hari ini hanya menikmati perdamaian, tetapi tidak mampu mewariskannya kepada anak cucu kita,” kata Al-Farlaky.

Ia menegaskan menjaga perdamaian adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh warga memiliki peran menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif.

“Momentum peringatan Hari Damai Aceh hendaknya menjadi kesempatan untuk kembali mengingat pentingnya persatuan serta memperkuat komitmen bersama agar perdamaian tetap terpelihara di Aceh,” demikian tutup mantan Anggota DPRA tersebut.(*)

Share :

Baca Juga

HUKUM

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK: Apa Syarat Pemakzulan Wapres Menurut Konstitusi?

BERITA

Kunjungan Pasien Capai 150 Orang per Hari, Puskesmas Kuta Makmur Kekurangan Tempat Tidur Rawat Inap

BERANDA

Mendagri Berhentikan Bupati Gowa Sitti Husniah, Darmawangsyah Muin Ditunjuk Sebagai Plt Bupati

ACEH

RSUD Zubir Mahmud Pastikan Belum Ada Pasien Sesak Napas Akibat Kabut Asap di Aceh Timur

BERITA

Mukhlis Puna Bekali 27 Santri Misbahul Ulum dengan Keterampilan Jurnalistik

ACEH

Perayaan Maulid di Gampong Sagoe Muara Tiga Ricuh, Bendera Aceh Diturunkan Aparat di Area Masjid

ACEH

Waspada! Langit Idi Rayeuk Mulai Berkabut, Asap Tebal dari Palembang dan Jambi Sampai ke Aceh Timur

ACEH

Banjir Luas Landa 9 Kecamatan di Aceh Tamiang, Tanggul Jebol dan Ribuan Warga Mengungsi