MEDIALITERASI.ID | JAKARTA — Format Piala Dunia akan kembali berubah. Setelah naik dari 32 menjadi 48 tim di edisi 2026, ajang empat tahunan itu dikabarkan akan diperluas lagi menjadi 64 peserta pada 2030.
Wacana itu pertama kali diungkapkan Presiden CONMEBOL, Alejandro Dominguez. Ia menyebut FIFA sudah menyetujui penambahan jumlah peserta untuk Piala Dunia 2030.
“Sah jadi 64 tim peserta. Ada lebih banyak peluang bagi tiap negara untuk lolos,” kata Dominguez, dikutip dari Tribuna.
FIFA: Wacana Akan Dibahas Usai Piala Dunia 2026
Hingga saat ini FIFA belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait keputusan tersebut. Namun Presiden FIFA, Gianni Infantino, sebelumnya sudah menyinggung kemungkinan ekspansi.
“64 Tim di Piala Dunia? Tanpa ragu, wacana ini akan dipertimbangkan setelah Piala Dunia saat ini berakhir. Saat menyelenggarakan turnamen, penting untuk mempertimbangkan tidak hanya Eropa dan Amerika Selatan, tetapi seluruh dunia,” ujar Infantino pada awal Juli lalu.
“Setiap negara memiliki kesempatan untuk mewujudkan mimpi berpartisipasi di Piala Dunia,” tegasnya.
Edisi Centennial dengan 6 Negara Tuan Rumah
Piala Dunia 2030 memiliki arti khusus karena menjadi penanda 100 tahun turnamen tersebut digelar pertama kali di Uruguay pada 1930.
Untuk edisi centennial ini FIFA menunjuk 6 negara sebagai tuan rumah. Maroko, Portugal, dan Spanyol akan menjadi tuan rumah utama. Sementara Uruguay, Argentina, dan Paraguay akan menggelar laga-laga pembuka sebagai bentuk penghormatan sejarah.
Dengan format 64 tim, jumlah pertandingan diprediksi akan meningkat signifikan dibanding edisi 2026 yang sudah menggunakan format 48 tim.
Keputusan final terkait jumlah peserta dan format pertandingan Piala Dunia 2030 masih menunggu pengumuman resmi dari FIFA setelah Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko berakhir.(Red/Sam)







