Medialiterasi.id | Julok, Aceh Timur – Sebanyak 40 peserta Latihan Mujahid Dakwah Level 1 LMD-1 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia BKPRMI Kabupaten Aceh Timur resmi dikukuhkan sebagai kader. Pengukuhan berlangsung Minggu 14 Juni 2026 di Aula Kantor Kecamatan Julok.
Dari 52 pendaftar yang berasal dari Pidie, Aceh Singkil, Aceh Utara, Lhokseumawe, dan Aceh Timur, hanya 40 orang yang dinyatakan lulus. Sementara 12 peserta lainnya gagal.
Ketua Panitia LMD-1 Aceh Timur 2026 Tgk Ridwan, S.Sos.I, http://M.Pd menjelaskan, ketidaklulusan mayoritas karena tidak mengikuti pembelajaran sesuai jadwal selama 3 hari 2 malam.
“LMD-1 ini jangan disamakan dengan pelatihan biasa yang cukup datang absen lalu pulang. Ini kegiatan yang benar-benar butuh konsentrasi penuh,” ujar Ridwan.
Lulus Syarat 5 Indikator Penilaian
Peserta diwajibkan memenuhi 5 Indikator Penilaian Kelulusan IPK:
1. Presensi Kehadiran bobot 35%
2. Penugasan Individu & Kelompok bobot 35%
3. Pre-Test & Post-Test bobot 10%
4. Praktikum Ceramah bobot 10%
5. Penilaian Tim Mudharrib bobot 10%
Selama pelatihan, peserta dibina langsung Mudharrib Nasional: Dr Mulia Rahman, Ridha Yunawardi, Almuzanni, H. Muhammad Ishak, Ismuhadi, Afandi, Fadli, dan Abdul Mu’in.
BKPRMI Aceh Timur Jadi Contoh Pengkaderan
Ketua Umum DPW BKPRMI Aceh Dr Mulia Rahman, http://S.Pd.I, M.A mengapresiasi DPD BKPRMI Aceh Timur. Menurutnya, kegiatan ini tetap digelar di masa transisi pasca bencana alam yang melanda Aceh, Sumut, dan Sumbar.
“Kami menilai BKPRMI Aceh Timur jadi contoh untuk kabupaten/kota dalam pengkaderan. Bahkan dari data base kami, jumlah lulusan LMD-1 di Aceh Timur tertinggi di Aceh,” kata Mulia Rahman.
Pengukuhan ditutup dengan pembacaan ikrar kader. Para kader baru diharapkan menjadi garda terdepan dakwah remaja masjid di Aceh Timur. (AYD)







