Home / ACEH / BERANDA / BERITA / BUDAYA / HUKUM / RELIGI / SOSIAL

Selasa, 9 Juni 2026 - 01:11 WIB

Zakat Padi Gampong Baro Julok Turun ke 3,1 Ton Imbas Banjir, 146 Fakir Miskin Terima Bantuan

MEDIALITERASI.ID | JULOK – Musim panen padi sawah tadah hujan di Gampong Baro, Kecamatan Julok, Aceh Timur, tetap membawa berkah bagi warga kurang mampu. Meski terdampak banjir bandang, penyaluran zakat hasil pertanian tetap dilaksanakan Minggu 7/6/2026 dengan total 3,1 ton padi untuk 146 penerima.

Geuchik Gampong Baro, Yuslizar, menjelaskan jumlah zakat tahun ini turun signifikan dibanding tahun sebelumnya. Penyebabnya produksi padi menurun akibat banjir bandang November 2025.

“Jumlah total 3.155 kilogram. Kami salurkan untuk masyarakat senif fakir dan miskin. Alhamdulillah pertanian di sini berjalan lancar, walaupun beda jauh hasil dari tahun sebelumnya atau sebelum banjir bandang. Bahkan tahun lalu ada zakat untuk senif fi sabilillah,” kata Yuslizar.

Baca Juga  Air Hujan dan Air Mata Kerap Hadir Bersamaan di Rumah Reyot Murtala

Dampak Banjir Turunkan Hasil Panen 

Gampong Baro memiliki lahan sawah 63 hektare. Namun tahun ini petani hanya mampu menggarap sekitar 25 hektare. Sisanya belum dapat ditanami karena masih tertutup endapan lumpur dan saluran pengairan rusak pascabanjir.

Turunnya luas tanam membuat hasil panen dan zakat yang terkumpul ikut menyusut. Tahun lalu zakat padi mencapai sekitar 8 ton. Tahun ini terkumpul 3.155 kilogram.

Penyaluran ke 146 Penerima  

Penyaluran dilakukan di Meunasah Gampong Baro. Sebanyak 146 warga penerima manfaat menerima zakat, terdiri dari 57 orang senif fakir dan 89 orang senif miskin.

Baca Juga  Eks Relawan Anies Bentuk Relawan Perubahan Sulsel (RPS), Siap Ambil Bagian di Pilgub

Masing-masing penerima senif fakir mendapat 27,7 kg padi. Sementara senif miskin menerima 16,8 kg padi. Pembagian dilakukan secara terbuka oleh perangkat gampong bersama tim amil zakat.

Yuslizar berharap musim tanam selanjutnya berjalan normal. Perbaikan saluran irigasi dan normalisasi lumpur pascabanjir diharapkan selesai agar seluruh 63 hektare sawah kembali produktif.

“Harapan petani, musim tanam mendatang bisa baik dan hasil panen lebih banyak untuk musim panen berikutnya,” ujarnya.

Penyaluran zakat pertanian di Aceh Timur rutin dilakukan setiap panen. Zakat padi sebesar 5% untuk sawah tadah hujan dan 10% untuk sawah beririgasi teknis sesuai ketentuan fikih. (AYD)

Share :

Baca Juga

INTERNASIONAL

Veda Ega Pratama Kibarkan Merah Putih di Sepang, Start P8 Finish P2 Podium Terbaik Sepanjang Karir

EKONOMI & BISNIS

Pelindo Lhokseumawe Sosialisasikan Penyesuaian Tarif Layanan Kepelabuhanan 15 Persen

EDUKASI

BAZISMU Misbahul Ulum Salurkan Santunan Perdana bagi Santri Yatim Piatu

NASIONAL

CDA Soroti Penggambaran Sejarah Film Malahayati, Sutradara Tegaskan Karya Fiksi Sejarah
Siapkan Pemimpin Masa Depan, Anggota GenBI UIA Hadiri Capacity Building YELP 2026

BERITA

Siapkan Pemimpin Masa Depan, Anggota GenBI UIA Hadiri Capacity Building YELP 2026

HUKUM

Polri dan BNN Perkuat Kerja Sama dengan Tiongkok, Ungkap 1,2 Ton Sabu di Aceh

ACEH

AI Tak Bisa Gantikan Integritas Wartawan, Medco E&P dan BPMA Gelar Dialog dengan 33 Jurnalis Aceh Timur di Medan

HUKUM

Bongkar Pabrik Sabu 1,2 Ton di Aceh, 7 Orang Ditangkap di China – Terancam Hukuman Mati