MEDIALITERASI.ID | JAKARTA – Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat. Pada Rabu pagi, kurs jual dolar di sejumlah bank sudah menyentuh Rp17.885 per USD, memperpanjang tren pelemahan yang memicu kekhawatiran harga barang impor ikut naik.
Data pasar menunjukkan rupiah masih bergerak melemah terhadap mata uang AS. Tekanan ini membuat harga dolar makin mahal di tingkat perbankan.
Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran masyarakat karena pelemahan rupiah biasanya berimbas langsung pada harga barang impor dan kebutuhan pokok sehari-hari.
Meski demikian, pemerintah dan Bank Indonesia menyatakan terus berupaya menjaga stabilitas rupiah. Tujuannya agar tekanan di pasar keuangan tidak meluas dan inflasi tetap terkendali.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terbaru dari BI terkait langkah intervensi yang diambil untuk menahan pelemahan rupiah hari ini.(AYD)







