Home / BERITA

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:07 WIB

300 Petani Korban Banjir di Buket Linteung Terima Program Pemulihan Kebun

MEDIALITERASI.ID | ACEH UTARA – Bina Rakyat Sejahtera (BYTRA) Aceh bersama IDH dan Forum Konservasi Leuser (FKL) meluncurkan program dukungan pemulihan lahan perkebunan bagi 300 petani korban banjir di Gampong Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (22/5/2026).

Program tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak banjir, khususnya warga yang menggantungkan mata pencaharian di sektor perkebunan.

Peluncuran program berlangsung di desa setempat dan dihadiri ratusan warga. Kegiatan itu turut memaparkan skema pelaksanaan program hingga proses pembagian alat kerja kepada para petani penerima manfaat.

Direktur BYTRA Aceh, Muhadi, mengatakan program pemulihan akan dilakukan dalam beberapa tahapan, mulai dari pembersihan lahan, penyediaan bibit, hingga proses penanaman.

“Pada tahap awal ini kami melaksanakan pembersihan lahan milik 300 petani. Setelah itu akan dilanjutkan dengan penyediaan dan penanaman bibit yang telah disiapkan,” kata Muhadi kepada wartawan.

Baca Juga  Melerai Benang Kusut Dibalik Kisruh Pembongkaran Dinding Rumah Nuraini

Ia menjelaskan, para petani yang terlibat dalam kegiatan pembersihan lahan juga akan menerima pengganti hari kerja selama program berlangsung. Kegiatan tersebut diperkirakan berjalan selama lima hari.

“Selain pengganti hari kerja, petani juga diberikan alat kerja berupa parang, cangkul, sekop, hingga pupuk dolomit,” ujarnya.

Muhadi menambahkan, program tersebut menjadi salah satu upaya untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat pascabanjir.

“Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat dan mempercepat pemulihan ekonomi warga pascabanjir,” katanya.

Sementara itu, Geuchik Gampong Buket Linteung, Mansur (42), menyebutkan 300 petani penerima manfaat tersebar di empat dusun di desa tersebut.

“Petani tersebar di seluruh dusun. Luas lahan perkebunan yang akan dibersihkan diperkirakan mencapai lebih dari 300 hektare,” ujarnya.

Menurut Mansur, program tersebut sangat dibutuhkan masyarakat, terutama warga yang kehilangan sumber penghasilan akibat kerusakan kebun pascabanjir.

Baca Juga  Ribuan Tenaga Honorer Aceh Utara Gelar Orasi di Halaman Kantor Bupati

“Lahan yang dibersihkan merupakan kebun milik warga sendiri, seperti kebun pinang, sawit, jeruk nipis, dan tanaman lainnya,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada IDH, FKL, dan BYTRA Aceh yang telah membantu masyarakat di desanya.

Hal senada disampaikan Rohani Rubi (60), petani asal Dusun Tengoh. Ia mengaku program tersebut sangat membantu warga, terutama menjelang meugang dan Hari Raya Iduladha.

“Program ini sangat membantu. Selain kebun kami kembali bersih, kami juga mendapatkan pengganti hari kerja. Apalagi kami yang masih tinggal di hunian sementara, bantuan ini sangat berguna,” ujarnya.

Rohani berharap program pemulihan lahan tersebut dapat berjalan sesuai rencana sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat terdampak banjir di Gampong Buket Linteung. (EQ)

Share :

Baca Juga

ACEH

Ricuh 2 Hari Berturut, Galacticos Cup IV 2026 di Bireuen Dihentikan Tanpa Final

ACEH

Kemenag RI Dukung Rancangan Qanun Baitul Mal Aceh untuk Perkuat Tata Kelola Zakat

ACEH

Bupati Al-Farlaky Mengucapkan Selamat Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026

BERITA

Temuan Gas Jumbo di Andaman, Pemerintah Percepat Proyek Pipa Dumai-Sei Mangkei Rp6,6 T

ACEH

Bupati Al-Farlaky Lantik Pengurus MAA Aceh Timur Masa Jabatan 2026-2030

BERANDA

Bareskrim Buru Bandar Sabu Lukmanul Hakim, Diduga Ubah Wajah dan Kewarganegaraan

ACEH

Bupati Al-Farlaky Kick Off Turnamen Sepak Bola Pelajar SMA Sederajat di Simpang Ulim

ACEH

Bupati Al- Farlaky Dukung Langkah Mualem Cabut Pergub JKA