Home / BERITA / HUKUM

Kamis, 30 April 2026 - 20:57 WIB

Dituding Selingkuh, Bupati Aceh Timur Siap Tempuh Jalur Hukum

MEDIALITERASI.ID | ACEH TIMUR – Iskandar Usman Al Farlaky akhirnya angkat bicara terkait tudingan dugaan perselingkuhan yang menyeret namanya dan beredar luas di media sosial. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan merupakan fitnah.

Pernyataan itu disampaikan Iskandar dalam konferensi pers yang digelar di sebuah warung kopi di Kecamatan Idi Rayeuk, Kamis (30/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi oleh sang istri serta dihadiri awak media dan jajaran Komite Peralihan Aceh (KPA)/Partai Aceh wilayah Aceh Timur.

Iskandar menyatakan dirinya merasa dirugikan atas beredarnya isu tersebut, baik secara pribadi maupun sebagai pejabat publik. Ia pun menegaskan kesiapannya untuk menempuh jalur hukum guna memulihkan nama baiknya.

“Kami memastikan bahwa informasi yang beredar itu tidak benar. Ini adalah fitnah yang merugikan saya dan keluarga,” ujarnya di hadapan wartawan.

Baca Juga  Ribuan Warga Aceh Timur Kembali Ramaikan Kegiatan Jasera Medco E&P Malaka

Kasus ini mencuat setelah beredarnya video yang diunggah oleh seorang warga Aceh Timur, Muhammad Alan (36), yang menyinggung dugaan hubungan antara istrinya, MS (Meutia Sari), dengan Iskandar. Video tersebut menjadi viral di media sosial dan memicu perhatian publik, khususnya di Aceh Timur.

Alan mengaku membuat video tersebut setelah dirinya dipanggil oleh pihak kepolisian untuk memberikan klarifikasi atas laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan Iskandar ke Polres Aceh Timur. Laporan itu berkaitan dengan komentar Alan pada unggahan media sosial yang dinilai menyinggung pihak Bupati.

Menindaklanjuti laporan tersebut, penyidik Polres Aceh Timur mengundang Alan untuk dimintai keterangan. Ia memenuhi panggilan itu dengan didampingi tim kuasa hukum. Dalam keterangannya, Alan membenarkan bahwa video yang beredar merupakan pernyataannya terkait dugaan tersebut.

Baca Juga  Vokalis Last Child Terjerat Kasus Narkoba, Polres Metro Jakarta Barat Ungkap Kronologis Penangkapan

Menanggapi hal itu, Iskandar kembali menegaskan bahwa tuduhan yang disampaikan tidak memiliki dasar. Ia menyebut isu tersebut telah mengganggu kenyamanan publik serta jalannya pemerintahan di Aceh Timur.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar di media sosial. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak benar dapat menimbulkan dampak negatif yang luas.

Konferensi pers berlangsung tertib, dengan sejumlah pertanyaan dari awak media terkait kronologi isu yang beredar serta langkah hukum yang akan ditempuh ke depan. (EQ)

Share :

Baca Juga

BERITA

Polda Metro Jaya Kerahkan 4.131 Personel untuk Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakarta

BERITA

Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan Narkoba Rp235 Miliar di Bakauheni, 24 Tersangka Ditangkap

BERANDA

Drama Toronto! Gol Menit Akhir Caleb Yirenkyi Tumbangkan Panama, Ghana Raih 3 Poin Pertama Piala Dunia

ACEH

Bismillah Menjadi KM Nol Islam: Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Peradaban Peureulak di Haul Sultan ke-1224

BERANDA

Diaspora Aceh: Dari Pengungsi Konflik hingga Akademisi Dunia, Mengapa Mereka Merantau?

BERANDA

Diskualifikasi Uriarte Guncang Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Untung, Tapi FIM Steward Dinilai Telat & Tak Transparan

ACEH

Ulama Aceh Timur Desak Mahkamah Syar’iyah Terapkan Syariat Kaaffah: Mediasi, Wali, Iddah dan Nasab Jadi Kunci

BERANDA

Prediksi Portugal vs RD Kongo 18 Juni: Ronaldo Cs Diunggulkan Raih 3 Poin Perdana Grup K Piala Dunia 2026