Home / ACEH / BERANDA / BERITA / EDUKASI / SOSIAL

Senin, 27 April 2026 - 13:57 WIB

Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah Ke XXX, Kapolres Aceh Timur Tekankan Sinergi dan Inovasi Daerah

MEDIALITERASI.ID, ACEH TIMUR — Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-XXX tahun 2026 di Kabupaten Aceh Timur tidak sekadar menjadi seremoni tahunan. Upacara yang digelar di Lapangan Kantor Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur, Senin (27/04/2026) pagi, menjadi panggung penegasan arah kebijakan dan tantangan strategis pembangunan daerah ke depan.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. menyoroti pentingnya otonomi daerah sebagai instrumen utama dalam mempercepat pembangunan berbasis potensi lokal.

Saat membacakan amanat Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D Kapolres Aceh Timur menegaskan bahwa tema “Dengan Otonomi Daerah, Kita Wujudkan Asta Cita” bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata untuk menyelaraskan program daerah dengan prioritas nasional.

Baca Juga  Transformasi SDM Jatim: Unitomo Tegaskan Peran Kampus sebagai Mitra Pembangunan Daerah

Dikatakan bahwa pemerintah daerah harus mampu mengharmonisasikan kebijakan dengan delapan klaster prioritas nasional, yakni kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur dan ketahanan bencana, ekonomi kerakyatan berbasis desa, serta penurunan kemiskinan.

“Daerah tidak boleh berjalan sendiri. Sinkronisasi program pusat dan daerah menjadi kunci agar pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran,” tegas Kapolres Aceh Timur.

Tak kalah penting, Kapolres Aceh Timur juga menekankan urgensi reformasi birokrasi berbasis hasil yang didukung digitalisasi terintegrasi. Menurutnya, birokrasi masa kini dituntut tidak hanya cepat dan responsif, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Birokrasi harus lincah dan berorientasi hasil. Pelayanan publik harus semakin mudah diakses masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Breaking News: Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Tembus Q2 Moto3 Italia di Mugello

Disamping itu, dalam konteks tersebut, Kapolres Aceh Timur menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Daerah dituntut tidak hanya menjadi pelaksana kebijakan, tetapi juga mitra aktif dalam merumuskan kebijakan yang sesuai dengan karakteristik dan potensi lokal.

“Otonomi daerah harus mampu melahirkan inovasi. Dari daerah, kita bangun Indonesia yang lebih adil dan merata,” ujar Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. mengakhiri amanatnya.

Upacara ini turut dihadiri oleh, unsur Forkopimda Kabupaten Aceh Timur dan jajaran OPD yang bersama-sama memperkuat komitmen menjadikan otonomi daerah sebagai motor penggerak pembangunan yang berkelanjutan.(AYD)

Share :

Baca Juga

ACEH

Petani Aceh Timur Soroti Program PSR: Pertanyakan Transparansi RAB dan Pengelolaan Dana Hibah Rp60 Juta/Hektare

BERANDA

Buronan DPO Narkoba Bareskrim Basri Lewaimang Ditangkap Interpol di Kuala Lumpur

ACEH

Jemput Dana ke Kemenkes, Bupati Al-Farlaky Amankan Rp46,7 Miliar untuk Pulihkan RS di Aceh Timur

ACEH

Bupati Al-Farlaky Temui Menteri Fadli Zon, Dorong Monisa Peureulak Jadi Kawasan Sejarah Nasional

EDUKASI

Mahasiswa PNL Kembangkan TAKO.YU, Takoyaki Ikan Keumamah Khas Aceh

EDUKASI

Wakil Aceh di Ajang Nasional, Mahasiswa UIA Raih Runner Up 2 Duta Pendidikan

BERITA

Dari Membaca ke Menulis: Pelajar Aceh Utara Diasah Jadi Pengulas Buku yang Kritis

ACEH

Aceh Timur Raih Predikat “Istimewa” Indeks Reformasi Hukum 2026 dengan Skor 92,6