MEDIALITERASI.ID | BANDA ACEH – Ketua DPW Muda Seudang Aceh Utara, Jadidan, menilai perlu dilakukan penyegaran pada jajaran pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh. Ia mendorong Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Aceh sebagai pemegang kursi terbanyak di parlemen untuk memilih sosok terbaik sebagai Ketua DPR Aceh ke depan.
Jadidan menyampaikan, pemilihan pimpinan DPR Aceh harus mempertimbangkan kapasitas, rekam jejak, serta pemahaman terhadap persoalan masyarakat. Hal itu dinilai penting agar fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran dapat berjalan optimal.
“Ketua DPR Aceh harus sosok yang memahami kondisi masyarakat sehingga mampu merumuskan kebijakan sesuai kebutuhan serta mengawasi pelaksanaannya secara tepat,” ujar Jadidan, Minggu (29/3/2026).
Ia menambahkan, Aceh memiliki banyak tokoh yang dinilai mampu memimpin lembaga legislatif tersebut. Dengan pengalaman dan dukungan yang kuat, sosok tersebut diyakini dapat meningkatkan kinerja DPR sekaligus memperkuat kepercayaan publik.
Selain itu, Jadidan juga menyoroti sejumlah kebutuhan pembangunan di Aceh, seperti perbaikan infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya pada fase pascabencana.
Menurutnya, berbagai persoalan tersebut membutuhkan peran aktif DPR Aceh dalam merancang kebijakan daerah serta memastikan program pemerintah berjalan sesuai sasaran.
Ia juga menilai, kedekatan pimpinan DPR Aceh dengan kondisi masyarakat menjadi faktor penting dalam menjalankan tugas secara efektif.
“Peran Aceh Utara sebagai penyumbang suara terbanyak bagi Partai Aceh layak menjadi pertimbangan dalam menentukan sosok Ketua DPR Aceh,” katanya.
Jadidan berharap DPP Partai Aceh dapat memahami aspirasi masyarakat terkait penyegaran pimpinan DPR Aceh, serta menjalankan prosesnya secara terbuka dengan mengutamakan kepentingan bersama demi kemajuan Aceh. [Muntazar]







