Home / BERITA

Minggu, 8 Maret 2026 - 06:19 WIB

Aliansi Pers Audiensi dengan Bupati Aceh Utara, Bahas Percepatan Rehab Rekon Pascabanjir

MEDIALITERASI.ID | ACEH UTARA – Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil menyebut pembangunan 4.500 unit hunian sementara (huntara) bagi korban banjir yang melanda daerah itu pada 26 November 2025 telah mencapai 82 persen. Pemerintah daerah menargetkan seluruh warga dengan kategori rumah rusak berat dapat menempati huntara sebelum Hari Raya Idulfitri.

Hal tersebut disampaikan Ismail A. Jalil yang akrab disapa Ayah Wa saat audiensi dan diskusi dengan Aliansi Pers Rehab Rekon Aceh di Caffe MJ, Desa Pante Breuh, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (7/3/2026).

Menurut Ayah Wa, banjir yang terjadi pada akhir November 2025 berdampak pada 25 dari 27 kecamatan di Kabupaten Aceh Utara, sehingga pemerintah daerah mempercepat program rehabilitasi dan rekonstruksi bagi warga terdampak.

“Kami menargetkan seluruh warga yang rumahnya rusak berat dapat menempati huntara sebelum Idulfitri,” kata Ayah Wa.

Selain pembangunan hunian sementara, pemerintah daerah juga menyiapkan pembangunan 1.000 unit hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak. Dalam waktu dekat, 103 unit huntap bantuan dari Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan dijadwalkan akan diresmikan.

Ayah Wa mengatakan perhatian pemerintah pusat terhadap pemulihan Aceh Utara cukup besar. Sejumlah menteri dan pejabat pemerintah pusat telah berkunjung langsung untuk meninjau kondisi wilayah terdampak banjir, termasuk daerah yang sempat terisolasi.

Baca Juga  Babinsa Koramil Nisam Antara Sigap Bantu Warga Dampak Puting Beliung

Selain pembangunan hunian, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara juga tengah merampungkan pendataan rumah kategori rusak ringan guna mempercepat penyaluran bantuan dana stimulan kepada warga terdampak.

Ia mengatakan pemerintah daerah telah menginstruksikan para keuchik dan camat untuk segera menyelesaikan pendataan tersebut agar bantuan dapat disalurkan sebelum Lebaran.

Dalam diskusi tersebut, para jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Pers Rehab Rekon Aceh turut menyampaikan aspirasi masyarakat terkait percepatan pemulihan pascabencana, termasuk pembangunan hunian, distribusi bantuan, serta transparansi data penerima bantuan.

Salah satu peserta audiensi, selain anggota Aliansi Pers Zulkifli Aneuk Syuhada, juga merupakan warga Aceh Timur yang terdampak akibat bencana banjir, ia menilai langkah Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dalam mempercepat pembangunan hunian bagi korban banjir patut diapresiasi.

Menurutnya, capaian pembangunan huntara yang berjalan bersamaan dengan pembangunan huntap menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana.

“Aceh Utara sangat luar biasa karena mampu mengerjakan pembangunan huntara secara bersamaan dengan huntap. Sementara di Aceh Timur kami masih fokus pada pembangunan huntara, sedangkan huntap belum dimulai dan huntara pun masih banyak yang belum terselesaikan,” ujar Zulkifli.

Baca Juga  Dandim 01/03 Aceh Utara Siapkan Dua Lokasi Lahan Tanam Jagung di Aceh Utara

Ia menambahkan, dalam perjalanan pulang ke daerahnya ia melewati wilayah Aceh Utara dan melihat langsung proses pembangunan yang sedang berlangsung.

“Jalan pulang ke rumah saya melewati Kabupaten Aceh Utara. Kami sangat berharap pembangunan huntara bisa segera selesai sehingga masyarakat yang rumahnya rusak berat tidak terlalu lama tinggal dalam kondisi serba terbatas,” katanya.

Menurutnya, hingga saat ini masih banyak warga terdampak banjir yang terpaksa menumpang di rumah keluarga atau tinggal di tempat yang kurang layak.

“Kami juga berharap pembangunan hunian tetap dapat direalisasikan sesuai rencana pemerintah agar para korban banjir memiliki kepastian tempat tinggal untuk jangka panjang,” ujarnya.

Zulkifli juga menekankan pentingnya proses pendataan penerima bantuan agar benar-benar tepat sasaran.

“Kami percaya pemerintah sedang berusaha, namun kami berharap proses pendataan benar-benar tepat sasaran sehingga bantuan ini bisa dirasakan oleh warga yang memang terdampak banjir. Para kepala desa harus memastikan hal itu, jangan sampai ada warga yang tercecer atau bantuan tidak tepat sasaran,” katanya. (EQ)

Share :

Baca Juga

ACEH

Rp435,32 Miliar untuk Penyintas Banjir Sumatera Cair, Aceh Utara Dapat Rp328 Miliar: Benarkah Sampai ke Warga?
Wisuda 227 Lulusan, UIA Berikan Apresiasi Prodi Unggul Hadiah Umrah

BERITA

Penguatan Mutu Menuju 2030, UIA Gelar Wisuda Angkatan XXXVIII di Kampus Paya Lipah

ACEH

LITERASI BENCANA: Hampir Setahun Berlalu, 222 Ribu Jiwa di Aceh Timur Masih Menanti Jadup dan Isi Hunian di Tahap 10

BUDAYA

Kritik Budaya Literasi Semu, Teuku Muhammad Jamil Ajak Ubah Kebiasaan Berbagi Tautan Jadi Berbagi Pemahaman

BERITA

DPN Indonesia dan Pagar Nusa Siapkan 2.000 Beasiswa PKPA bagi Kader Sarjana Hukum

BERITA

Direktur PMMU Lepas Tiga Alumni untuk Lanjutkan Studi ke Universitas Al-Azhar Mesir

BERITA

Polri Ajak Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Online, Jaga Keamanan Digital

BERANDA

Data Terbaru BPBD: Kerusakan Gempa Bogor M 4,1 Melonjak dari 17 Jadi 253 Rumah