Home / BERITA / EKBIS

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:51 WIB

Program Broh Jeut Keu Peng Resmi Berjalan, Pemkot Lhokseumawe Operasikan Mesin Pengolahan Sampah

MEDIALITERASI.ID | LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lhokseumawe resmi meluncurkan Program Broh Jeut Keu Peng (sampah menjadi uang) dengan mengoperasikan mesin pengolahan sampah berbasis teknologi terbarukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat, Selasa (10/2/2026).

Peluncuran tersebut menandai dimulainya realisasi salah satu program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe yang bertujuan mengubah sampah dari persoalan lingkungan menjadi sumber nilai ekonomi.

Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., mengatakan program tersebut melalui proses panjang, mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga kajian teknis sehingga tidak dapat diwujudkan secara instan.

“Alhamdulillah, belum satu tahun saya dan Wakil Wali Kota Husaini memimpin Lhokseumawe, hari ini kami dapat merealisasikan janji kampanye, khususnya Program Broh Jeut Keu Peng,” kata Sayuti.

Baca Juga  Pemkab Aceh Utara dan PT PIM Dukung Pemuda Pancasila Menggelar Silaturrahmi Akbar dengan Berbagai OKP

Ia menjelaskan persoalan sampah menjadi tantangan di hampir seluruh kota di Indonesia. Bahkan, sejumlah daerah terpaksa menutup TPA akibat kelebihan kapasitas sehingga diperlukan pemanfaatan teknologi yang efisien dan ramah lingkungan.

Mesin pengolahan sampah di TPA Alue Lim mampu mengolah sampah menjadi berbagai produk bernilai ekonomi, seperti bahan bakar minyak, plastik olahan, dan produk turunan lainnya. Hasil pengolahan tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain itu, Pemkot Lhokseumawe akan menerapkan social engineering melalui sosialisasi pemilahan sampah rumah tangga. Masyarakat yang melakukan pemilahan sampah, khususnya plastik, akan memperoleh manfaat ekonomi melalui skema yang dikelola Koperasi “Broh-Broh” yang juga diresmikan pada hari yang sama.

Baca Juga  1.291 Personil Polri, Siap Amankan Pendaftaran Paslon Gubernur dan Wagub DKI Jakarta

“Kesadaran masyarakat dalam membuang dan memilah sampah perlu terus ditingkatkan. Jika pemilahan dilakukan dengan benar, masyarakat juga akan mendapatkan koin emas,” ujar Sayuti.

Wali Kota juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut, termasuk tim ahli, Dinas Lingkungan Hidup, serta dukungan TNI dan Polri.

Di tengah keterbatasan fiskal daerah, Pemkot Lhokseumawe tetap berupaya memperkuat sarana pendukung pengelolaan sampah. Dalam waktu dekat, pemerintah kota dijadwalkan menerima bantuan satu unit truk pengangkut sampah dari PT Perta Arun Gas.

Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap mesin pengolahan sampah tersebut mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah secara ramah lingkungan sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. (EQ)

Share :

Baca Juga

ACEH

Pimred Tribunpasee: Jadikan Milad Samudra Pasai ke-800 untuk Perkuat Jati Diri dan Syariat

BERANDA

Aragón Jadi Akhir Pekan Pahit Honda Team Asia, Veda Pratama dan Zen Mitani Kehilangan Grip

ACEH

Aceh Timur Siaga Hujan Sedang Sampai Deras Hingga Pertengahan September, Waspada Banjir dan Longsor

BERANDA

Perceraian Tak Cukup Putus Nikah, Hak Nafkah hingga Harta Bersama Rawan Terabaikan di Mahkamah Syar’iyah

ACEH

Tiga Kali Ganti Bupati, Tiga Kali Ganti Camat, Jalan Rusak di Idi Tunong Tak Kunjung Perbaiki

BERITA

PERMAHI Jambi Soroti Tata Kelola dan Legalitas Koperasi Merah Putih

ACEH

Dari Warkop ke Kelas: MGMP Pendidikan Pancasila SMK Banda Aceh Dorong Guru Ajar dengan Hati

BERITA

PT PIM Luncurkan Program Kampung Mangga, 600 Bibit Kiojay Dibagikan kepada Warga Paloh Lada