Home / BERITA / HUKUM

Jumat, 12 Desember 2025 - 11:05 WIB

Kasus Sedot WC Berujung Pemerasan? CV Sumber Jaya Barokah Diduga Rugikan Pondok di Sumenep

Foto. Screenshoot Kontak Whatsapp CV Sumber Jaya Barokah saat terhapus dari Akun

Foto. Screenshoot Kontak Whatsapp CV Sumber Jaya Barokah saat terhapus dari Akun

SUMENEP | MEDIALITERASI.IDSetelah mencuatnya pemberitaan mengenai dugaan penipuan dan pemerasan yang diduga dilakukan oleh CV Sumber Jaya Barokah terhadap Pondok Pesantren Aqidah Usymuni, muncul perkembangan baru yang semakin memperkuat kecurigaan publik.

Nomor WhatsApp yang sebelumnya digunakan oleh seseorang yang diduga sebagai orang lapangan perusahaan, bernama Novian Romy Saputra, tiba-tiba tidak lagi terdaftar sebagai akun aktif.

Perubahan mendadak itu memicu kecaman keras dari salah satu alumni Pondok Pesantren Aqidah Usymuni sekaligus Pimpinan Redaksi Nusainsider.com, Toifur Ali Wafa.

Dalam keterangan rilis yang diterima media ini, ia menilai tindakan tersebut sangat patut dicurigai sebagai bagian dari skenario penipuan yang dilakukan secara sengaja untuk menghilangkan jejak.

Baca Juga  SEJUMLAH ORMAS TOLAK TIM NAS U-20 KE INDONESIA

Toifur menyebut, penghapusan akun WhatsApp tersebut justru mempertegas dugaan kuat adanya upaya menghindar dari pertanggungjawaban.

“Ketika nomor yang biasa digunakan tiba-tiba hilang setelah kasus ini terangkat, publik tentu menilai ada sesuatu yang disembunyikan,” tegasnya.

Upaya pewarta untuk melakukan konfirmasi juga tidak berhasil. Dari tiga nomor WhatsApp yang dimiliki dan terdaftar sebagai kontak milik CV Sumber Jaya Barokah, tidak satu pun memberikan respons. Diamnya seluruh kontak tersebut, menurut Toifur, mengindikasikan adanya kesengajaan untuk menghindari komunikasi.

Ia menegaskan bahwa dugaan praktik penipuan ini harus segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.

“Kasus seperti ini tidak boleh dibiarkan. Aparat harus turun tangan, perusahaan tersebut harus diperiksa, dan jika terbukti, jasa mereka harus dihentikan serta pihak yang bertanggung jawab wajib ditangkap agar ada efek jera,” ujarnya.

Kasus ini menjadi perhatian karena sebelumnya Pondok Pesantren Aqidah Usymuni telah dirugikan melalui modus jasa sedot WC yang mematok biaya tidak wajar. Dugaan praktik serupa disinyalir juga menyasar lembaga lain.

Baca Juga  Kapolda Aceh Hadiri Puncak Pergelaran Bhayangkara Fest 2023

Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV Sumber Jaya Barokah belum memberikan klarifikasi resmi.

Share :

Baca Juga

BERITA

Bupati Aceh Timur Sambut Rencana Pembentukan UPT BPOM

BERITA

KPM Buka Suara! Dugaan Pemotongan Dana PKH di Sumenep Dilaporkan ke Polisi

BERITA

Polda Metro Jaya Gelar Dialog Ketenagakerjaan, Serap Aspirasi Buruh Jelang May Day 2026

BERITA

Polri Bongkar Jaringan Internasional Penjualan Phishing Tools, Kerugian Capai Rp350 Miliar

BERITA

Polisi Amankan Satu Terduga Pelaku Curas Bersenjata Tajam di Cengkareng, Satu Lainnya Diburu

BERITA

Supremasi Hukum dan Perempuan: Semangat Kartini Relevan di Era Modern

BERITA

Kapolri Buka Rakernis Brimob 2026, Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Global

BERITA

Hari Kartini, Edukasi Literasi Keuangan Perempuan Digelar di UIN Lhokseumawe