Home / BERITA

Senin, 20 Oktober 2025 - 12:28 WIB

Mahasiswa Unimal Desak Bupati Aceh Utara Evaluasi Kinerja Perumda Tirta Pase

MEDIALITERASI.ID | ACEH UTARA – Mahasiswa Program Studi Magister Hukum Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh (Unimal), Haiqal Alfikri, mendesak Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil atau yang akrab disapa Ayahwa, untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Pase.

Haiqal menilai, sejak direksi baru masa jabatan 2023–2028 dilantik oleh Penjabat Bupati Aceh Utara, Azwardi, pada 2 Mei 2023 lalu, kinerja Perumda Tirta Pase belum menunjukkan peningkatan signifikan dalam pelayanan air bersih kepada masyarakat.

“Selama ini kami menerima banyak keluhan masyarakat dari berbagai kecamatan terkait kualitas air yang buruk dan suplai air yang kerap macet berhari-hari,” ujar Haiqal, Minggu (19/10/2025).

Haiqal menyebut baru-baru ini dirinya menerima video yang memperlihatkan air berwarna keruh keluar dari keran di salah satu rumah dinas polisi di Gampong Kuta Lhoksukon, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara. Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan layanan Perumda Tirta Pase belum optimal.

“Air itu sangat keruh dan tidak layak konsumsi, bahkan tidak bisa digunakan untuk kebutuhan dasar seperti mandi, mencuci, atau berwudu,” katanya.

Baca Juga  Polres Lhokseumawe Bongkar Praktik Prostitusi Online, Tiga Orang Diamankan

Selain itu, warga di Kecamatan Tanah Luas juga disebut mengalami krisis tekanan air selama berbulan-bulan. Ketika persoalan ini dikonfirmasi ke pihak Perumda, menurut Haiqal, jawaban yang diberikan bersifat normatif dan tidak menyentuh akar masalah.

“Bahkan ada direktur Perumda Tirta Pase yang menyarankan agar saya menanyakan langsung ke petugas teknis di lapangan. Ini bentuk lempar tanggung jawab dari pimpinan kepada bawahan,” tambahnya.

Menurut Haiqal, jika alasan teknis seperti tingginya tingkat kekeruhan air (turbidity) menjadi penyebab pompa tidak berfungsi optimal, maka hal itu justru menunjukkan lemahnya inovasi dan kurangnya investasi infrastruktur air bersih.

Ia menilai wajar jika publik mempertanyakan arah penggunaan dana operasional, mengingat masyarakat tetap membayar tagihan setiap bulan sementara kualitas layanan justru menurun.

“Lebih ironis lagi, masyarakat di Kota Lhokseumawe sudah menikmati air bersih yang layak, sementara warga Aceh Utara masih berkutat dengan persoalan klasik yang seharusnya sudah selesai sejak dua dekade lalu,” ujar Haiqal.

Haiqal juga menyinggung beberapa gangguan distribusi air yang sempat terjadi sebelumnya. Misalnya, pada 19–21 Juni 2025, suplai air bersih macet akibat pipa pecah di Gampong Meunasah Asan, Kecamatan Lhoksukon, yang berdampak hingga ke Kecamatan Baktiya, Seunuddon, Matangkuli, dan Tanah Luas.

Baca Juga  Sambut Tahun Baru Dua Jari Tangan Wakil Bupati Kaur Hancur Terkena Petasan

Peristiwa serupa juga terjadi pada 18–19 Agustus 2025, di mana pasokan air di beberapa gampong kembali terhenti akibat kebocoran jaringan pipa. Kondisi tersebut menunjukkan belum adanya langkah pembenahan menyeluruh di internal perusahaan.

Haiqal meminta Bupati Aceh Utara segera melakukan audit kinerja, evaluasi struktural, dan reformasi manajerial di tubuh Perumda Tirta Pase agar pelayanan air bersih kembali optimal.

Selain itu, ia juga mendesak aparat penegak hukum, termasuk Kejaksaan Negeri Aceh Utara dan unit Tipikor kepolisian, untuk menelusuri potensi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran Perumda.

“Kami menduga ada potensi tindak pidana korupsi di Perumda Tirta Pase yang berdampak pada terganggunya pelayanan publik,” tegas Haiqal.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Perumda Tirta Pase maupun Pemerintah Kabupaten Aceh Utara belum memberikan tanggapan resmi atas desakan dan tudingan tersebut. (Muntazar)

Share :

Baca Juga

ACEH

Masuk DPO Kasus Penganiayaan Anak, EDS Serahkan Diri ke Polres Aceh Tengah

ACEH

Perkembangan Penanganan Kasus Video Viral Dugaan Penganiayaan Anak di Idi Tunong, Polisi Jelaskan Alasan Belum Menahan Tersangka

ACEH

Piala Bupati Aceh Timur Cup II Sukses Digelar, Darul Ihsan Juara Lewat Drama Adu Penalti

ACEH

Bupati Al- Farlaky Pimpin Rapat Monev  Manajemen RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak

ACEH

Kabid SMP Suhaimi Jadi “HERO” Pembinaan Sepak Bola Pelajar, GSI Tingkat SMP Aceh Timur Lahirkan Juara Baru

ACEH

Miris! Tersangka Pengeroyokan Anak 14 Tahun di Aceh Timur Belum Ditahan, Kuasa Hukum: Jangan Ada Main Mata

ACEH

BPMP Aceh dan Disdikbud Aceh Timur Gelar Akselerasi Digitalisasi Pembelajaran PAUD dan SD

ACEH

Gayo Lues Digoyang Gempa 5,6 Magnitude, Getaran Terasa hingga ke Idi Rayeuk