Home / BERITA

Senin, 26 Mei 2025 - 17:28 WIB

Brigjen TNI Frits Pelamonia Bantah Tuduhan TNI Terlibat Dalam Penembakan Warga Sipil

MEDIALITERASI.ID |DOGIYAI – Ketegangan di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, belum mereda setelah insiden penembakan yang menyebabkan lima warga sipil luka-luka pada Jumat, 23 Mei 2025, di Kampung Kimupugi, Distrik Kamu. Meski pihak militer menyebut pelaku sebagai orang tak dikenal (OTK), masyarakat setempat justru menuding TNI sebagai pelaku sesungguhnya.

Komandan Korem 173/PVB Brigjen TNI Frits Pelamonia secara tegas membantah tuduhan bahwa aparat TNI terlibat dalam penembakan tersebut. Ia mengatakan TNI selalu mengedepankan pendekatan persuasif dalam menjaga keamanan wilayah.

Baca Juga  Ini Alasan Ketua Umum Ajukan Pemblokiran Ulang AHU PWI

“Kami tidak pernah melakukan penembakan terhadap warga sipil. TNI bekerja berdasarkan aturan dan selalu mengutamakan keselamatan masyarakat,” kata Brigjen Frits, seperti dikutip dari NabireNews.com, Senin, 26 Mei 2025.

Namun, pernyataan tersebut dibantah oleh warga setempat. Mereka menyatakan bahwa tuduhan terhadap OTK hanyalah upaya negara menutup-nutupi keterlibatan aparat keamanan.

“Itu bohong besar! yang tembak warga sipil adalah TNI. Semua orang di sini tahu,” ujar seorang warga Kimupugi yang meminta namanya tidak disebutkan.

Baca Juga  Ketua DPRK Aceh Utara Mengutuk Keras Tindakan Pelanggaran HAM yang Menimpa Imam Masykur

Menurut sumber lapangan, situasi di Dogiyai semakin mencekam sejak baku tembak dan patroli militer rutin digelar di sekitar pasar dan pemukiman. Warga takut keluar rumah, sekolah ditutup, dan aktivitas ekonomi lumpuh.

Sampai saat ini, belum ada investigasi independen dilakukan terhadap insiden penembakan tersebut. Masyarakat dan organisasi masyarakat sipil terus mendesak pemerintah untuk membuka akses pemantauan HAM dan menghentikan pendekatan militer terhadap persoalan Papua. [Vull /Magouda Yeimo]

Share :

Baca Juga

ACEH

Festival Jajanan Indatu Aceh Timur 2026 Angkat Tet Pulot, Pulot Ijo, dan Warisan Kuliner Leluhur di Idi

ACEH

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Kediaman Bupati Al-Farlaky Berlangsung Meriah

ACEH

Ledakan Dahsyat di Grand Polonia Medan Tewaskan 3 Orang, Diduga dari Jaringan Gas

ACEH

Realisasi Belanja Pemkab Aceh Timur Capai Rp716,91 Miliar hingga Juli 2026

BERANDA

Ledakan Keras Guncang Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Rusak

ACEH

Jembatan di Jambo Lubok Aceh Timur Rusak Parah, Akses Sekolah dan Ibadah Warga Terancam

ACEH

Miris! DPO Diterbitkan untuk Pelaku Penganiayaan dan Penggelapan HP Anak di Takengon

EDUKASI

Perkuat Internasionalisasi, UIA Sepakati MoU Multipihak di Bandung