Home / RELIGI

Selasa, 22 April 2025 - 09:25 WIB

Remaja Masjid Harus Berfikir Transitif

MEDIALITERASI.ID | MEDAN – Generasi muda Islam khususnya para remaja masjid harus jadi garda terdepan dalam menghempang faham-faham radikalisme seperti Khilafah. Generasi muda Islam juga dituntut untuk berfikir transitif (terbuka dan visioner) terhadap paham paham yang dapat memecah belah bangsa dengan menumbuhkan patriotisme terhadap NKRI.

Demikian disampaikan, Guru Besar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Prof, Dr, Ansari Yamamah, MA saat memaparkan materinya dalam Mudzakarah Umat Sosialisasi Pancasila sebagai ideologi negara dalam menghalau penyebaran faham Khilafah yang bertemakan “Menegakkan izzul Islam wal muslimin dalam koridor negara kesatuan Republik Indonesia”, Senin (21/4) di Masjid Imanurrahman, Jalan Bakti Luhur, Medan Helvetia.

Lebih jauh, cara beragama orang Indonesia dengan orang luar negeri tentu berbeda. Kita sebagai orang Indonesia punya identitas ke Indonesiaan yang dikenal ramah, santun dan menghormati perbedaan. Begitu juga dengan Islam di Indonesia, punya ciri atau identitas yang berlandaskan Pancasila dan sering disebut sebagai Islam Nusantara.

Baca Juga  Arafat Apresiasi Kinerja Pemuda Gampong Dalam Menyukseskan MTQ ke 3 Gampong Cot Rheu

“Islam Nusantara cara beragama kita (Islam) yang sesuai dengan keragaman budaya Indonesia. Namun tidak merusak dasar agama itu sendiri,”jelasnya.

Lebih jauh, faham Khilafah dinilai tidak cocok diterapkan dengan Islam di Indonesia yang lebih demokratis dan menghargai perbedaan. “Islam di Indonesia menghargai pluralitas dan perbedaan-perbedaan yang ada,”katanya.

Sementara, Ketua Panitia yang juga Penasihat Himpunan Muda-mudi Islam Akbar (HIMMIA), Muhammad Fharisi, M.Sos dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan sosialisasi Pancasila ini merupakan bagian jihad kita dalam meneguhkan cinta tanah air. Sebab cinta tanah air merupakan bagian dari iman. “Pancasila bukan hanya dijadikan sebagai simbol. Pancasila punya nilai-nilai luhur yang harus dijunjung. Harapannya, dengan mengikuti muzakarah ini peserta dapat memahami bagaimana nilai-nilai Pancasila. Semoga Allah meridhai apa yang kita perbuat,”sebutnya.

Baca Juga  Ditandai Penekanan Tombol Sirine, Imum Mukim Buloh Blang Ara Tutup MTQ 1 Blang Talon

Sementara, salah seorang peserta muzakarah, Abdul Fatah yang juga tokoh masyarakat Kelurahan Dwikora menyampaikan pentingnya kegiatan ini untuk para generasi muda kembali menggali nilai-nilai Pancasila dalam menghalau faham radikalisme. Dia berharap semoga kedepannya kegiatan ini bisa berkesinambungan. (Rizky)

Share :

Baca Juga

BERITA

Kapolda Aceh Hadiri Pelepasan Haji Kloter Perdana Bersama Gubernur dan Ketua DPRA

OPINI

Walimatus Safar : Ketika Ibadah Dipertontonkan, Siapa yang Sebenarnya Disembah?

OPINI

Jumat Bukan Soal Terlihat Baik, Tapi Benar-Benar Menjadi Baik

BERITA

Tgk. Habibi An Nawawi Bakar Semangat Santri Dayah Ma’had An Nahla di Lhokseumawe

EDUKASI

MPU Aceh Utara Rilis Standar Zakat Fitrah 1447 H

BERITA

Pemkab Aceh Utara Gelar Peringatan Akbar Nuzulul Quran 1447 H

BUDAYA

Langkah yang Tak Pernah Sia-Sia

RELIGI

Hati yang Tumbuh, Hati yang Membatu