Home / BERITA

Selasa, 8 April 2025 - 12:34 WIB

Mantan Polsek Diduga Ditembak OPM di Kota Lama

MEDIALITEEASI.ID |PAPUA – Satu orang yang diduga anggota Mantan Polsek dilaporkan ditembak oleh pasukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) di Kota Lama, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, pada Senin (7/4/2025)

Penembakan ini diklaim dilakukan oleh pasukan TPNPB-OPM di bawah komando Pendius Murib, yang menyatakan bahwa korban merupakan bagian dari operasi intelijen yang memantau aktivitas warga di wilayah tersebut.

“Karena dia (korban) melakukan pemantauan di kota, maka kami tembak,” kata Pendison Murib, Komandan Batalion Tingginambut TPNPB-OPM wilayah Puncak Jaya.

Pendison menegaskan bahwa pihaknya bertanggung jawab penuh atas aksi tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa penolakan terhadap kehadiran aparat keamanan di Papua, termasuk mereka yang menyamar sebagai pedagang, tenaga kesehatan, atau guru, merupakan bentuk perlawanan terhadap kebijakan militerisasi yang dilegalkan oleh negara.

Baca Juga  Satgasus Swasembada Pangan di Aceh Utara Resmi di Lantik : Berikut ini fungsinya

“Panglima TNI lahirkan Undang-Undang yang jadikan tentara sebagai pedagang kios, tenaga kesehatan, guru, dan lain-lain. Tapi bagi kami, semua itu tetap bagian dari TNI. Maka kami akan tetap tembak di setiap daerah di tanah Papua,” tegas Pendison.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak keamanan terkait insiden ini.

Menurut Iptu (Purn) Jamal menyatakan yang menembak dari Kelompok Kriminal Bersenjata, yang merupakan mantan Kapolsek Mulia, di Distrik Mulia, Puncak Jaya, Papua Tengah, Senin (7/4/2025) petang.

Baca Juga  Kadispora Sungai Penuh Pingsan Usai Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi

Akibat kejadian tersebut, korban meninggal dunia akibat luka tembak.

“Iya benar ada penembakan terhadap mantan Kapolsek Mulia, kejadian diperkirakan sekitar pukul 18.30 WIT,” ujar Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz-2025 Brigjen Faizal Ramadhani, saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Menurut dia, aparat tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 18.49 WIT dan menemukan korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Faizal memastikan saat aksi penembakan, tidak ada perang suku yang kerap terjadi dalam beberapa waktu terakhir di Mulia akibat konflik Pilkada.

“Lagi tidak ada perang suku, kemarin (6/4/2025) kedua kubu sudah sepakat berdamai,” kata dia.

Editor:  Vull | Reporter : Mogouda Yeimo

Share :

Baca Juga

BERITA

Korban Tewas Kecelakaan Beruntun KA di Bekasi Timur Bertambah Jadi 16 Orang, Polisi Selidiki Penyebab

BERITA

Aji Aria Wiguna Dukung Kemenkum Tunda SK DPP Partai Ummat, Sengketa Masih Berproses di MA

BERITA

APDESI Apresiasi Bupati, Publikasi Desa Dorong Transparansi Gampong

BERITA

Penggiat Olahraga Nilai Geliat Olahraga Aceh Timur Stagnan, KONI Akui Krisis Anggaran

BERITA

Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Berlangsung, RS Polri Terima 10 Kantong Jenazah

BERITA

As SDM Kapolri Sambut Kontingen Taekwondo Garbha Presisi Juara Umum WATA Championship 2026

BERITA

Rusak Sejak Lama, Jalan Sido Mulyo Hambat Ekonomi dan Akses Pendidikan

ACEH

Tak Beri Ampun, Polres Aceh Timur Libas Wartawan 7-2 di Laga Mini Soccer