Home / BERITA / LIFESTYLE

Minggu, 19 Januari 2025 - 23:35 WIB

DJ Almira Berto Gagal Manggung, Aktivis Kota Keris Sesali Sikap Polres Sumenep

Foto. Aktivis Sumenep sekaligus Pemililk akun Tiktok Aminelly Maxgym.

MEDIALITERASI.ID| SUMENEP, Ketimpangan sosial yang terjadi di kabupaten Sumenep Malam ini menjadi Tanda tanya besar Masyarakat kepada Polres sumenep dalam memahami dan mengamalkan Pancasila sebagai Ideologi Negara.

Hal tersebut dipertanyakan Moh Amin dalam akun Tiktoknya yang bedurasi 04.08 Menit.

Amin sapaan akrabnya mempertanyakan perihal pembatalan dan atau tidak diberikannya ijin pelaksanaan DJ Almira Berto yang akan diselenggarakan Sanjaya Fest di Lapangan Giling tepatnya di Jalan KH. Agus Salim, Pangarangan, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Menurutnya, Pembatalan dan atau Tidak dikeluarkannya ijin Oleh Kapolres Sumenep tersebut sangat mengganjal baginya dengan mempertanyakan perbedaan musik Dangdut, Rock, DJ dan Tayub yang semuanya sebagai bagian dari Seni musik, “Pungkasnya.

Perihal misalnya Polres mau Melarang minuman keras seperti Alkohol, Narkoba dan jenis lainnya, Dirinya juga sepakat serta menolak perilaku Demikian. Apalagi, dalam Flayer yang tersebar beberapa Hari lalu juga ditegaskan Panitia.

Baca Juga  Tarif Melonjak 17 Kali Lipat, Jasa Sedot WC di Sumenep Viral Diduga Tipu Pondok Pesantren

Tentu dengan adanya Pembatalan secara mendadak ini sangat merugikan Panitia pelaksana yang sudah mempersiapkan segala kebutuhan sejak awal bahkan segala persiapannya dilapangan sudah rampung, bahkan Panitia juga rugi Tenaga, Pikiran hingga Materi, “Imbuhnya.

Kalaupun memang ada pembatalan, kenapa Kapolres sumenep tidak Me-warning jauh-jauh hari sebelumnya sehingga Panitia tidak banyak Terkuras tenaga dan sebagainya hingga dana Puluhan bahkan Ratusan juta.

Mengingat Tahun lalu juga ada Pagelaran yang sama di tempat yang Sama pula, waktu itu juga kegiatannya berlangsung Sukses bahkan ijin dikeluarkan. Ada apa di Tubuh Kapolres Sumenep saat ini?

Apakah karena yang menyelenggarakan waktu itu adalah salahsatu Anggota dewan yang juga dihadiri oleh Orang nomor Wahid di kabupaten Sumenep?, “Anehnya Amin mempertanyakan.

Lebihlanjut Amin menilai, Kapolres sumenep tidak Adil dalam Memfasilitasi ijin kegiatan dan menyesal atas perlakuan Kapolres yang Tumpang tidih seperti saat ini.

Baca Juga  “Bersatu dalam Visi dan Karya”: Seruan Inspiratif Ketua KNPI Sumenep di Hari Sumpah Pemuda

Kalaupun musik Dj mau ditiadakan di kabupaten Sumenep, maka semuanya harus diperlakukan Adil sejak Awal. Jangan justru bersikap seperti saat sekarang ini.

“Perlu di Evaluasi ini Kinerja Kapolres Sumenep”, Tutupnya. (*)

Share :

Baca Juga

BERITA

Polda Metro Jaya Gelar Dialog Ketenagakerjaan, Serap Aspirasi Buruh Jelang May Day 2026

BERITA

Polri Bongkar Jaringan Internasional Penjualan Phishing Tools, Kerugian Capai Rp350 Miliar

BERITA

Polisi Amankan Satu Terduga Pelaku Curas Bersenjata Tajam di Cengkareng, Satu Lainnya Diburu

BERITA

Supremasi Hukum dan Perempuan: Semangat Kartini Relevan di Era Modern

BERITA

Kapolri Buka Rakernis Brimob 2026, Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Global

BERITA

Hari Kartini, Edukasi Literasi Keuangan Perempuan Digelar di UIN Lhokseumawe

BERITA

Polri Ungkap 330 Tersangka Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi dalam 13 Hari

BERITA

Bongkar Lab Vape Narkotika di Tangerang, Polda Metro Jaya Amankan WN Malaysia