Home / BERITA

Rabu, 11 Desember 2024 - 15:09 WIB

Tuangkus Harianja: HKTI Sumut memulai apresiasi ketahanan pangan dari Pematangsiantar


MEDIALITERASI.ID | PEMATANGSIANTAR
—  Ketua Satuan Tugas [Satgas] Tani — yang juga Ketua Bidang Pendidikan Pelatihan [Diklat] Himpunan Kerukunan Tani Indonesia [HKTI] Sumatera Utara [Sumut] — Dr Tuangkus Harianja MM MH, meninjau rumah kaca penanaman melon yang dikelola Ketua HKTI Kota Pematangsiantar, Sudianto Wilis di Jalan Sukamulia, Kelurahan Tanjungpinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, Rabu [11/12/2024].

“Kita mengapresiasi apa yang sudah dilakukan HKTI Pematangsiantar dalam pemanfaatan lahan untuk ketahanan pangan. Artinya, dengan lahan yang tidak luas, dapat dimanfaatkan untuk cocok tanam jenis tanaman apa pun yang bermanfaat bagi kebutuhan sendiri, mau pun untuk bisnis rumahan,” kata Tuangkus Harianja yang didampingi Ketua Raja Sonang Kota Pematangsiantar, B Gultom, E Gultom, Jansen Sirait, Wakil Ketua HKTI Pematangsiantar, Samuel Lasa dan bendahara, Wiwin Adi Yanto Lubis.

Baca Juga  Menko AHY Apresiasi Korlantas Polri atas Kerja Keras Jaga Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2025

Menurut Tuangkus Harianja, gagasan besar Presiden RI, Prabowo Subianto, terkait program swasembada ketahanan pangan nasional, menjadi penguatan dari apa yang sudah dikerjakan HKTI Pematangsiantar.

“Apa yang sedang kita kerjakan saat ini melalui Satgas Tani HKTI Sumut, bagaimana memeta dan menginventarisasi permasalahan para petani di Sumut, khususnya di Pematangsiantar, Deliserdang, Serdangbedagai, Batubara dan Asahan,” kata Tuangkus Harianja.

Pada kesempatan itu, Subianto Wilis menjelaskan, terkait konsep rumah kaca tanaman melon yang masa tanam 3 bulan sudah panen.

“Kita dapat memberikan pendampingan bagi masyarakat yang tertarik dengan pola tanam melon, juga tanam daun slada dengan memanfaatkan lahan sempit,” kata Sudianto Wilis yang sudah tiga tahun menekuni pola tanam hidroponik di lahan sempit.

Baca Juga  Buruh Berbagi Nyawa: 136 Kantong Darah dari Medco E&P Malaka untuk Pasien Aceh Timur

Menurut Sudianto Wilis, pemanfaatan lahan sempit, terutama di kawasan perkotaan perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah, sehingga masyarakat dapat menyiasati ketahanan pangan sendiri.

“Kita di HKTI juga akan melakukan sosialisasi pemanfaatan lahan sempit agar dapat dipergunakan bagi tanam sayur-sayuran, cabai dan tomat,” kata Sudianto Wilis.

Bahkan Tuangkus Harianja menyampaikan, sekarang ini pola tanam ubi jalar, sudah dapat hanya menggunakan goni saja.

Setelah melihat rumah kaca tanaman melon, dilakukan peninjauan pemeliharaan ayam kampung pedaging hasil persilangan ayam kampung dengan ayam pedaging yang dikelola Samuel Lasa.

“Ada 100 ekor dengan masa pemeliharaan 2,5 bulan sudah bisa jual dengan berat 1,5 kilo,” kata Samuel Lasa. [*]

Share :

Baca Juga

ACEH

VIRAL! Pengacara Aceh Ingatkan Seluruh Lelaki: Kasih Nafkah ke Istri Wajib Minta Kwitansi atau Bukti Transfer

BERANDA

Manuver Balasan Netanyahu: Siapkan Aduan ke ICC untuk Jerat Erdogan soal Pelanggaran HAM Kurdi

ACEH

Taruna Poltekpel Malahayati Meninggal, Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pengacara untuk Keluarga

ACEH

Kantor PT Bumi Flora di Aceh Timur Dibakar Massa, Kerugian Miliaran – Perusahaan Lapor Polisi

ACEH

Resmi! Persiraja Banda Aceh Tunjuk Muhammad Ridwan Sebagai Pelatih Kepala Baru

ACEH

Bangunan di Kompleks PT Bumi Flora Aceh Timur Terbakar, Polisi Turun ke Lokasi

BERANDA

Situasi di PT Bumi Flora Memanas, Konflik 36 Tahun Kembali Pecah Jelang Perpanjangan HGU

ACEH

Anggaran Rp 920 Juta, Jalan Kota Idi Pasca Banjir 2025 Mulai Diaspal