MEDIALITERASI.ID | ACEH – Yayasan Kahf Integrated School Aceh atau disingkat KAHFIS Aceh kembali mengadakan Program Kegiatan Digital Content Creator (DCC) kedua kalinya pada hari sabtu dan minggu 26-27 Oktober 2024 di Gampong Outbound, Lambateng, Kajhu. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta dari mulai usia 12 – 22 tahun.
Kegiatan ini salah satu bagian dari program jelajah literasi yang bertujuan untuk menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat kreativitasnya di dunia digital.
Seperti yang sudah kita ketahui bahwasanya jejak digital sangatlah penting dan menjadi isu krusial karena jejak digital ini dapat melekat di internet, tidak dapat dihapus dan berpengaruh kepada masa depan seseorang.
Maka dari itu KAHFIS Aceh menginisiasi kegiatan Digital Content Creator (DCC) batch 2 yang bertujuan agar para anak muda dapat menggunakan media digital dengan baik. Salah satunya dengan cara merekam jejak-jejak sejarah Aceh zaman dahulu dam sebuah konten menarik.
DCC batch 2 kali ini dilakukan selama 2 hari. Hari pertama dimulai dengan pemaparan materi dari narasumber yang berkompeten di bidangnya.
Materi pertama disampaikan oleh M. Nurul Hamdi, S.E., M.B.A.
Selaku ketua Yayasan KAHFIS Aceh juga Dosen Praktisi UBIG sekaligus Konsultan Bisnis & Pemetaan Bakat. Beliau mengatakan bahwa riset konten pada era digital dapat digunakan dengan Artificial Intelligents.
Dilanjutkan materi kedua oleh Siti Nurhidayah, S.Pd., M.Sc. selaku Pembina Yayasan KAHFIS, Mentor Public Speaking dan Praktisi Talents Mapping. Beliau menekankan bahwa penting sekali mengenal personal branding dalam membuat konten agar terlihat unik dan mempunya nilai diri.
Sesi ketiga disampaikan oleh Reihan Lubis
Pegiat Literasi seorang Founder Sophies Sunset Library dan oegiat literasi sejarah. Sangat penting menguatkan pemahaman sejarah masa lalu sebagai kekuatan menggali potensi pemuda hari ini dalam membuat konten di media sosial.
Materi penutup dan paling ditunggu dibawakan oleh Teuku Aufaq Rizki Hidayatullah, seorang konten Kreator, Videografer, Pilot Drone Aerial / FPV Aceh. Beliau mengajak peserta untuk terus memperbaharui pengetahuan dan melatih skill menjadi konten kreator agar dapat menghasilkan kesejahteraan hidup.
Pada hari kedua, peserta konten kreator melakukan praktek langsung membuat konten ke tempat-tempat bersejarah seperti Benteng Indrapatra, Benteng Inong Bale, Makam Malahayati dan Pelabuhan Malahayati dan penutupnya bermain outbond di pantai pasir putih Aceh Besar.
Antusias para peserta untuk ikut kegiatan Digital Content Creator sangat luar biasa. Mereka sangat senang dan terkesan dengan seluruh rangkaian kegiatan ini.
Salah satunya adalah Hayfa Safiratun Naimah yang mengatakan bahwa “Kegiatan ini tidak hanya seru tetapi juga bermanfaat untuk kita semua terutama anak muda. Aku pribadi ngerasain setelah ikut kegiatan ini jadi makin paham dan termotivasi untuk memulai membuat konten. Pokoknya kegiatan DCC seru abisssssss, BEST” ujarnya.







