Home / BERITA

Rabu, 29 November 2023 - 14:37 WIB

Tahun ini Bea Cukai Lhokseumawe Berhasil Mengumpulkan Penerimaan Negara Sebesar 65,2 Milyar

Medialiterasi.id | LHOKSEUMAWE – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Lhokseumawe berhasil mengumpulkan penerimaan negara mencapai Rp65,2 Milyar lebih. Pernyataan itu disampaikan oleh kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Lhokseumawe, Agus Siswadi kepada awak media, Rabu (29/11/2023)

Agus Siswandi menjelaskan, total penerimaan negara sejak Januari hingga November 2023 mencapai 185,52 persen atau sebesar Rp65,2 miliar dari target yang ditentukan yakni Rp35,1 miliar.

“Total penerimaan negara sejak Januari hingga November 2023 mencapai 185,52 persen atau sebesar Rp65,2 miliar dari target yang ditentukan yakni Rp35,1 miliar,” kata Agus Siswadi.

Lebih lanjut Agus Siswadi merincikan, angka penerimaan negara yang mencapai Rp65,2 miliar tersebut diperoleh dari Bea Masuk Rp54.215.508.000, Bea Keluar Rp10.585.137.000 dan Cukai Rp400.461.000.

Kepala Bea Cukai Lhokseumawe itu pun menuturkan, peningkatan penerimaan dari sektor Bea Masuk menunjukkan tren positif yang didukung dari importasi Komoditas Aspal, Beras dan Gas (Butane dan Propane). Sementara sektor Bea Keluar didominasi CPO dan produk turunannya.

“Kami optimis target penerimaan Bea Keluar tetap tercapai walaupun dihadapkan pada tantangan pelemahan harga komoditas global CPO dan produk turunannya,” ujarnya.

Agus menambahkan, sebagai wujud nyata tugas dan fungsi Bea dan Cukai dalam memberikan dukungan kepada perindustrian (Industrial Assistance) berupa insentif fiskal yang merupakan kebijakan pemerintah, Kantor Bea dan Cukai Lhokseumawe turut melakukan pengawalan atas pelaksanaan pemberian insentif fiskal di bidang kepabeanan dan perpajakan pada tempat penimbunan berikat dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang berada di wilayah kerja setempat. Sehingga dapat memberikan manfaat untuk meningkatkan investasi dan mendorong kegiatan di bidang ekspor.

Baca Juga  Aksi Unjuk Rasa di Pasar Karang Nabire Dibubarkan Wartawan Wagadei.id Mengaku Dikejar Pakai Rotan

“Pada September 2023, kami berhasil mengasistensi stakeholder dalam mengimplementasikan piloting Pemberitahuan Pabean Kawasan Ekonomi Khusus (PPKEK) pada KEK Arun. Di mana PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) telah berhasil menyampaikan dokumen pemberitahuan PPKEK pemasukan dari luar daerah pabean,” kata Agus.

Menurut Agus, seiring perkembangan zaman dan simplifikasi proses bisnis di tengah tantangan geografis Indonesia, sebagai negara kepulauan menunjukkan bahwa biaya logistik Indonesia lebih tinggi dibandingkan dengan negara tetangga seperti Singapura, yakni sebesar 24 persen berdasarkan survei yang dilakukan oleh Logistic PerformanceIndex & Trading Across Border pada 2020.

Agus mengatakan dengan adanya Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penataan Ekosistem Logistik Nasional, diharapkan mampu untuk meningkatkan kinerja logistik nasional dan memperbaiki iklim investasi. Sehingga dapat meningkatkan daya saing perekonomian nasional ekosistem logistik nasional dalam upayanya meningkatkan kinerja logistik nasional dengan mengusung empat pilar pelayanan.

“simplikasi proses bisnis layanan pemerintah, kolaborasi platfom logistik nasional, kemudahan pembayaran, dan penataan tata ruang”, papar Agus lagi.

Agus mengatakan, Bea dan Cukai Lhokseumawe merupakan kantor pertama dalam wilayah kerja Kanwil Aceh yang berhasil merealisasikan Single Submission berupa layanan SSm Pengangkut pada Pelabuhan Umum Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

Baca Juga  Presiden Harus Evaluasi Puncak Bogor, Banyak Vila Mewah di Tanah Garapan Milik Negara Diduga Tanpa IMB

“Tentunya dengan layanan Single Submission ini sangat memberikan manfaat kepada pengguna jasa atau pelaku usaha berupa mempercepat waktu layanan, meningkatkan fasilitasi/kemudahan bagi pelaku usaha dan menghilangkan/meminimalisasi repetisi dan duplikasi,” ujarnya.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Lhokseumawe menuturkan, pihaknya terus meningkatkan peran dalam melaksanakan pengawasan di bidang pabean dan cukai. Agus mengatakan, selama 2023 (per November) Bea Cukai Lhokseumawe, telah melakukan 260 penindakan BKC HT ilegal dan menyita sebanyak 772.556 batang rokok ilegal dengan nilai estimasi barang mencapai Rp971.875.000, dan potensi kerugian negara mencapai Rp802.255.980.

Selain itu juga Bea Cukai juga melakukan penindakan narkotika, psikotropika, dan prekursor dengan rincian Methamphetamine (sabu) berjumlah 112 kg, ganja kering 330 kg, ekstasi 1.870 butir, kendaraan satu unit mobil, dengan total nilai barang dari penindakan NPP mencapai Rp170.860.000.000.

Penindakan tersebut merupakan hasil dari kerja sama dan koordinasi yang baik dengan berbagai instansi dalam melaksanakan kegiatan gempur rokok ilegal. Di antaranya, bersama TNI, Polri, Satpol PP maupun kegiatan terkait pengawasan penyelundupan narkotika dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).

“untuk ke depan kita bersama instansi terkait akan terus bekerja keras memberantas peredaran barang ilegal dengan tujuan melindungi masyarakat dari bahaya barang tersebut,” tutupnya. [Muntazar]

Share :

Baca Juga

ACEH

Kesalahpahaman Warnai Aktivitas MBG Paya Bujok Seulemak, Berakhir dengan Musyawarah.

ACEH

76 Santri Wustha dan Ulya SPM YPI Darussa’adah Idi Cut Diwisuda, Bupati Alfarlaky Minta Alumni Jaga Almamater

BERITA

42 Tim dari Berbagai Kampus Bersaing, Hanya 10 Lolos ke Final Lomba Esai Nasional FKIP Unimal

ACEH

Diduga Mabuk, 4 Mahasiswa Unimal Ribut dengan Warga di Dewantara, Rektor Tempuh Jalur Damai

ACEH

Baitul Mal Aceh Timur Buka Pendaftaran Calon Anggota Periode 2026-2031, Ini Syarat dan Jadwalnya

ACEH

Polres Aceh Timur Gelar Perkara Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar SMP di Idi Tunong, Status Hukum AS Ditentukan Jumat

ACEH

Bupati Al- Farlaky Lantik T. Reza Rizki Pj.Sekda Atim

BERITA

Presiden Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Rp15.000 per Liter bagi Nelayan Kapal 30–200 GT