Oleh :
T.M. Jamil
Pengamat Sosial, pada USK, Banda Aceh
“Maafkan Jika senyumku, Tersembunyi dibalik air mata,
Dan kata-kata mesra, Menjadi tanpa daya, Karena terperangkap Dalam Prasangka. Tapi Tuhan Maha Tahu, Cinta yang aku punya, Lebih berwarna, Dari apa yang engkau kira”
Pengantar
DALAM masyarakat kita, biasanya setiap hari Sabtu dan Minggu (lebih-lebih lagi dalam Bulan Maulid seperti ini), acapkali diadakan acara “walimah” atau pesta peresmian perkawinan anggota keluarganya sebagai rasa syukur dalam rangka untuk menata keluarga bahagia di masa depan. Barakallahu Fiikum. Apakah dengan acara seperti itu akhir dari segalanya? Tentu saja tidak. Masih banyak hal yang harus diperhatikan oleh sebuah “keluarga baru” untuk hari esok yang lebih baik. Untuk membantu keluarga baru itulah atau calon pengantin baru, maka artikel hari ini layak untuk dibaca. Semoga bermanfaat dan membawa berkah bagi siapapun yang membacanya. Amin, Ya Rabbal Alamiin.
============
MENCIPTAKAN KELUARGA YANG SAKINAH MAWADDAH WARAHMAH TERNYATA TIDAK SEMUDAH YANG DIBAYANGKAN. Kita membutuhkan berbagai pengarahan untuk menciptakan keluarga bahagia secara Islami. Tujuan utama dalam menikah adalah mendapatkan keluarga yang bahagia yang sakinah mawadah dan warahmah. Agama Islam telah memberikan berbagai pengarahan untuk bisa mendapatkan keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. Di dalam Islam terdapat solusi yang dijadikan sebagai acuan dalam menghadapi setiap masalah berumah tangga.
Siapa yang tidak ingin memiliki keluarga sakinah dan bahagia dunia wal akhirat. Mungkin setiap orang menginginkan akan hal tersebut. Sebagai orang Islam kita harus mengetahui kiat-kiat dalam menuju keluarga bahagia sakinah mawaddah warahmah. Lantas bagaimana kiat membangun keluarga yang sakinah?. Hal ini tidak harus diketahui oleh seseorang yang sudah menikah saja, namun semua kalangan perlu mengetahui tentang hal tersebut. Bukankah kelak juga kita akan membangun dan membina sebuah keluarga yang diridhai oleh Allah Swt?
Untuk itu, simaklah ulasan berikut tentang cara membina keluarga yang sakinah dan bahagia : PERTAMA, Membangun rumah tangga dengan berlandaskan Al-Quran dan Sunnah Nabi. Pasangan suami istri bisa lebih harmonis dan bahagia ketika membangun rumah tangga dengan berlandaskan Al-Quran. KEDUA, Membentuk rumah tangga dengan penuh kasih sayang, ini adalah cara awal dalam membina keluarga yang sakinah. Dalam hal ini pasangan harus saling menghormati dan saling membantu. Tidak boleh egois dalam membangun rumah tangga, jadi semua urusan perlu diatasi secara bersama.
KETIGA, Bersyukur telah diberikan pasangan hidup, mensyukuri nikmat dengan pasangan hidup yang diberikan Allah swt juga menjadi pilar dalam terbentuknya keluarga yang sakinah. Ketika seseorang tidak bersyukur pasti hatinya akan tergoyah sehingga dengan mudah berpindah pada lain hati. Jika hal tersebut terjadi tentu rumah tangga semakin berantakan dan tidak menemukan kedamaian, dan KEEMPAT, Menjalankan kewajiban sebagai istri dan suami dengan baik, dalam hal ini seorang istri tidak dianjurkan untuk menyuruh suami dalam melakukan pekerjaan rumah tangga. Dengan tugas masing-masing maka keharmonisan tetap terjaga secara baik.
Itulah beberapa cara atau kiat yang bisa dilakukan bagi siapapun, yang ingin membina rumah tangga sakinah mawaddah warahmah. Semoga Tulisan ini bermakna bagi insan yang berhati mulia dan ingin membangun keluarga bahagia. Insya Allah. (Salam Cinta, @TM)







