Home / BERITA

Selasa, 12 September 2023 - 06:38 WIB

Angin Kencang Rusak Tempat Usaha Warga di Jalan Lintas KKA – Benermeriah

ACEH UTARA | Medialiterasi.id – Sejumlah tempat usaha milik warga di jalan lintas KKA – Bener Meriah di Desa Seumirah, Nisam Antara, Aceh Utara rusak akibat diterjang angin kencang pada sekita pukul 18.45 WIB, Senin (11/09/2023)

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto melalui Kasubsektor Nisam Antara, Ipda Yudira Nugraha mengatakan, ada 10 kedai atau tempat usaha milik masyarakat yang rusak. Rata – rata, kerusakan di bagian atap dan teras roboh.

Baca Juga  Surat Pengunduran Diri Deputi di BPMA Beredar, Rupanya Hoax

Lanjutnya, adapun kedai yang rusak itu yakni milik Mariana (35), Nisar (33), Syamsiar (40), Jasmani (32), Thaleb (45), Fani (28), Razali (42), Alamsyah (30), Zamzami (27) dan Ilyas (47).

“Terkait musibah bencana alam ini, unsur Muspika Nisam Antara telah berkoordinasi untuk mengajukan bantuan masa panik ke Dinas Sosial Aceh Utara,” ujar Ipda Yudira Nugraha.

Baca Juga  Kapolda Aceh Serahkan Jabatan Wakapolda kepada Kombes Armia Fahmi

Kasubsektor juga menambahkan, untuk sementara barang dagangan para korban angin kencang ini telah dipindahkan ke rumahnya masing – masing. Pihaknya menghimbau kepada warga agar tetap waspada terhadap cuaca buruk khususnya angin kencang dengan menjaga keselamatan keluarga. [endæ]

Share :

Baca Juga

BERITA

CCTV Ungkap Kasus Tewasnya WNA Brunei di Kebayoran Baru

BERITA

Bareskrim Polri dan Kemenhut Tindak Empat WNA China Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua

ACEH

KPK Temukan 99% Proyek di Aceh Lewat Penunjukan Langsung, DPRA Minta Lembaga Antirasuah Beri Pembinaan

ACEH

Baitul Mal Aceh dan FDP Salurkan Bantuan Usaha untuk Tingkatkan Kemandirian Mualaf

BERANDA

Menlu Kecam Penahanan 9 WNI Relawan Gaza oleh Israel: “Tindakan Tak Bisa Diterima”

ACEH

Idul Adha 1447 H: Bupati Aceh Timur Ajak Masyarakat Semarakkan Takbir Keliling di Simpang Ulim

ACEH

Sambut Idul Adha 1447 H, Bupati Aceh Timur Pusatkan Takbir Keliling di Simpang Ulim

BERANDA

Pemerintah Larang Film ‘Pesta Babi’, Yasinta Moenwen Sebut Kesaksiannya Dimanipulasi