Home / EDUKASI / NASIONAL

Selasa, 9 November 2021 - 07:03 WIB

Webinar Literasi Digital Aceh Utara Angkat Tema Pemanfaatan Marketplace yang Aman dan Produktif

MEDIALITERASI.ID | ACEH UTARA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kembali menggelar Program Literasi Digital Indonesia di Kabupaten Aceh Utara. Memasuki webinar ke-35 dari total 37 kegiatan yang dijadwalkan di daerah tersebut, webinar kali ini mengangkat tema “Cerdas dan Aman Memanfaatkan Lokapasar (Marketplace)”.

Kegiatan akan dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Kamis, 11 November 2021, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Webinar menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang dengan mengusung empat pilar utama literasi digital, yakni Kecakapan Digital, Keamanan Digital, Etika Digital, dan Budaya Digital.

Pada pilar Kecakapan Digital, peserta akan mendapatkan materi mengenai strategi memulai usaha online, memilih jenis usaha yang sesuai, serta menentukan marketplace yang tepat untuk memasarkan produk. Materi ini akan disampaikan oleh Muhammad Ilham, S.T., M.I.T.

Sementara itu, pilar Keamanan Digital menghadirkan Dr. Drs. H. Masyhuril Khamis, S.H., M.M., Direktur dan Owner PT KBS serta Ketua Umum PB Al Washliyah. Ia akan membahas berbagai aspek keamanan transaksi digital, termasuk cara bertransaksi secara aman di marketplace, mengenali potensi penipuan, serta memahami sistem perlindungan yang tersedia pada platform perdagangan elektronik.

Baca Juga  Puslabfor Polri Nyatakan Ijazah Jokowi dari UGM Asli Usai Uji Forensik Tinta dan Kertas

Pada sesi Etika Digital, Charles Purnama Siregar, S.S., M.Si., Ketua Umum Jaringan Ekonomi Syariah Indonesia, Komisaris BPRS Al Washliyah, dan Founder KUBEpedia Kemensos RI, akan mengulas pentingnya etika dalam berinteraksi di ruang digital. Materi yang disampaikan mencakup cara berkomunikasi secara santun, menghargai perbedaan pendapat, hingga melakukan promosi produk secara bertanggung jawab.

Adapun pilar Budaya Digital menghadirkan Cut Novita Srikandi, S.S., M.Hum., dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Ia akan membahas bagaimana mengubah pola pikir konsumtif menjadi produktif melalui pemanfaatan teknologi digital dan media sosial.

Menurut Cut Novita, perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat harus diimbangi dengan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap literasi digital.

“Program literasi digital ini sangat baik dan bermanfaat. Arus informasi yang berkembang sangat cepat perlu diimbangi dengan edukasi yang memadai agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi secara bijak dan terhindar dari dampak negatif yang dapat merusak tatanan sosial maupun budaya,” ujarnya.

Ia menilai media sosial tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang produktif untuk mengembangkan kreativitas dan peluang usaha.

“Generasi milenial sebagai pengguna aktif media sosial perlu didorong agar tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu menghasilkan karya dan konten yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Ketua Literasi Digital Aceh Utara, Endang Kusmadi, mengatakan tema marketplace dipilih karena semakin meningkatnya aktivitas perdagangan digital di tengah masyarakat. Menurutnya, pemahaman mengenai keamanan, etika, dan strategi berbisnis secara online menjadi kebutuhan penting di era transformasi digital.

Baca Juga  191 Penjabat Struktural Aceh Utara Dilantik

“Kami mengajak seluruh masyarakat Aceh Utara dan masyarakat Indonesia pada umumnya untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai sarana menambah wawasan dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi digital secara aman, cerdas, dan produktif,” ujarnya.

Peserta yang mengikuti webinar akan memperoleh sertifikat elektronik dari Kominfo. Selain itu, panitia juga menyiapkan voucher e-money bagi 10 peserta terbaik yang aktif mengikuti kegiatan hingga selesai dan mengajukan pertanyaan menarik kepada para narasumber.

Informasi Pendaftaran

Reporter: Dedi
Editor: EQ
Foto: Flyer Literasi Digital Aceh Utara

Share :

Baca Juga

BERITA

Komnas HAM Selidiki Kericuhan Kenduri Maulid di Pidie yang Tewaskan Seorang Warga

HUKUM

Slamet Uliandi Jadi Tersangka Ke-4 Kasus Dugaan Penyadapan Presiden, Belum Ditahan Karena Pasca-Stroke

BERITA

Viral Bentrok di Tiro Pidie Saat Maulid: Apa yang Terverifikasi, Apa yang Masih Rumor?

EDUKASI

Asah Kompetensi Jurnalistik, LPM Al-Kalam Hadirkan Jurnalis RRI dan Metro TV

HUKUM

Penyadapan Ilegal Diduga Sasar Prabowo hingga Jurnalis, Tiga Orang Ditetapkan Tersangka

HUKUM

Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo dan Pejabat Negara

ACEH

Ahli Dewan Pers Ingatkan di Gathering Medco-BPMA: AI Hanya Alat Bantu, Verifikasi Fakta Tetap Tugas Jurnalis

HUKUM

Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tak Sah, Penggugat Desak Prabowo Usulkan 2 Nama Calon Wapres ke MPR