Home / BERITA

Minggu, 2 Juli 2023 - 12:46 WIB

Rumah Sakit Terapung KM Malahayati Tiba di Aceh

BANDA ACEH – Rumah Sakit Terapung Kapal Malahayati, yang dilepas secara resmi oleh Ketua Umum PDI-Perjuangan, Megawati Soekarno Putri pada tanggal 10 Juni lalu di Dermaga Kade Inggom VVQ9+5M6, Tanjung Priok, Jakarta, tiba di Pelabuhan Ulee Lheu, Banda Aceh pada Minggu dini hari (02/07/2023).

Setelah mengarungi lautan selama 24 hari, dan sempat mundur dari jadwal karena cuaca buruk, RS Terapung Kapal Malahayati dengan misi kemanusiaan akhirnya tiba di Pelabuhan Ulee Lheu dengan membawa 12 ABK beserta kru medis yang terdiri dari 6 orang, langsung disambut oleh Ketua Bidang Sosial dan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) DPP PDI Perjuangan serta pengurus DPD dan DPC PDI-P dari Aceh.

Menurut Ribka Ciptaning, Ketua Bidang Sosial dan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) DPP PDI Perjuangan mengatakan bahwa awalnya RS Terapung Kapal Malahayati ini dijadwalkan tiba pada hari sabtu di pelabuhan malahayati, namun karena terkendala cuaca, jadwal tiba mundur menjadi hari Minggu dini hari pukul 01.00 WIB di pelabuhan Ulee Lheu.

Baca Juga  Pakar Hukum Internasional : Prof Dr Sutan Nasomal Minta Kapolri Instruksikan Kapolda Jateng Sidik Kasus Rokok Ilegal di Cilacap

“ya, jadi kapal ini setelah dilepas ibu Mega pada 10 Juni lalu, RS Terapung Kapal Malahayati ini dijadwalkan akan tiba pada hari sabtu di pelabuhan malahayati, namun karena terkendala cuaca, dan itu diluar dari prediksi, jadwal tiba mundur menjadi hari Minggu dini hari pukul 01.00 WIB di pelabuhan Ulee Lheu” pungkasnya.

Ia juga menambahkan, walaupun demikian, misi kemanusiaan tetap berjalan sesuai jadwal selama 3 hari, dari tanggal 1 – 3 Juli untuk kegiatan pengobatan gratis, pembagian sembako, pembagian bantuan sosial serta pembagian peralatan kesehatan seperti kursi roda bagi penyandang disabilitas dan kategori lansia.

“walaupun kapal terlambat tiba dari jadwal, namun misi kemanusiaan tetap berjalan sesuai jadwal selama 3 hari di Banda Aceh ini, ada pengobatan gratis, pembagian sembako, pembagian bantuan sosial serta pembagian peralatan kesehatan seperti kursi roda bagi penyandang disabilitas dan kategori lansia yang dilaksanakan di dua titik, yaitu Pelabuhan Malahayati dan Pelabuhan Ulee Lheu” tuturnya.

Baca Juga  Gugat HGU PTPN 2 Dengan Surat Palsu, Murachman Diganjar Mahkamah Agung 2 Tahun Penjara

Sementara itu, Ketua DPD PDI-P Aceh, Muslahudin Daud mengatakan bahwa pengobatan gratis ini telah dilaksanakan selama dua hari dan tidak ada persyaratan apapun bagi warga yang ingin berobat. Telah disiapkan 10 dokter dan beberapa tenaga medis untuk melayani warga.

“bagi warga yang ingin berobat, dipersilahkan datang dan gratis. Tidak ada persyaratan apapun, karena kita sudah menyiapkan 10 dokter dan beberapa tenaga medis untuk melayani di dua titik, yaitu Pelabuhan Malahayati dan Pelabuhan Ulee Lheu” katanya.

Selain menyambut kedatangan RS Terapung KM Malahayati, serta melakukan misi kemanusiaan, rombongan dari DPP PDI Perjuangan beserta DPD dan DPC seluruh Aceh juga melakukan ziarah dan doa bersama di makam pahlawan Malahayati, di Gampong Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar. [endæ]

Share :

Baca Juga

ACEH

Dugaan Pungli Bantuan Modal Usaha, Baitul Mal Aceh Turun Tangan

ACEH

Biro PBJ Setda Aceh Gelar Rapat Kerja Pejabat Fungsional Pengadaan

BERITA

Ratusan Petani Laoli Bertahan di Lahan, Tolak Rencana Pengosongan Pemkab Luwu Timur

BERANDA

Tegaskan Standar Keamanan Pangan, BGN Tutup Permanen 833 Dapur Program Makan Bergizi Gratis

ACEH

Dituding Dalangi Serangan ke Bupati, Dun Belanda Akui Fitnah dan Minta Maaf ke Wabup Aceh Timur

BERITA

Integrasikan AI dan OBE, Dosen MPI UIA Bireuen Raih Predikat ‘Most Inspiring Lecturer’

ACEH

118 Anak Ikuti Khitan Massal Baitul Mal Aceh Timur, Bupati Al-Farlaky: Ke Depan Digelar 3 Titik Wilayah

ACEH

Percepat Huntap Korban Banjir, Bupati Al-Farlaky Targetkan Pembebasan Lahan 6 Hektare di Serba Jadi Segera Tuntas