Home / BERANDA

Kamis, 23 Maret 2023 - 16:49 WIB

KENAPA ENGKAU BEGITU SOMBONG?

Oleh :
Dr. Drs. T.M. Jamil TA, M.Si
Pengamat Sosial, USK, Banda Aceh

Renungkan Lah :
Dianggap Musuh Tapi Engkau Saudara,
Dianggap Kawan, Tapi Engkau Lawan,
Dianggap Benar, Tapi Engkau Salah,
Dianggap Tuli, Tapi Engkau Mendengar,
Dianggap Engkau Bodoh,
Tapi Engkau Mampu Membuat Keadaan Negeri Ini, Semakin Kacau Balau, Hingga Galau. MaafKANLAH … Jika Aku Salah …!!!

————-

KATANYA, KITA INI SUDAH MERDEKA, namun kenapa masih saja ada penjajah berkeliaran di luar sana yang selalu mengancam hak-hak kaum lemah, yang tak berdosa, hingga mereka mulai berteriak gaduh akan nasib yang telah menimpa mereka.

Katanya negeri kita sudah merdeka, namun kenapa penindasan-penindasan masih saja bertaburan di luar sana, masih saja berdiri bagaikan pahlawan yang selalu mewaspadai gerakan para musuhnya. Lihatlah bendera yang selalu berkibar lantang dimana ia tak peduli diterpa panas dan hujan ia mengibari rasa satu kesatuan kepada negeri ini, namun kenapa kau tak peduli dengan arti kibaran itu, apakah kita sudah menjadi orang yang tak mengenal apa itu arti merdeka?. Wallahu ‘Aklam.

Katanya kita ini sudah merdeka, namun entah kenapa kita saling berlomba untuk menjadikan suasana negeri kembali seperti sediakala dimana engkau acuhkan kebenaran, engkau tinggikan kesalahan, lalu berteriak jika engkaulah yang paling benar dan bahkan Tuhan yang engkau anggap paling berkuasa atas semua seisi dunia ini seakan tak pernah berarti apa-apa dalam hidup dan kehidupanmu. Astargfirullahal ‘Adhiem.

Lihat saja tingkah lakumu, begitu pandai bersandiwara dalam kepura-puraan, seakan-akan engkaulah pemeran utama yang mampu menutupi kekurangan atas peran pihak yang lain. Tapi peranmu bukan untuk menghibur dan memberi, namun dibalik hibur dan berilmu tertanam niat jahat yang ingin memilliki kuasa atas peran yang engkau jalani. Berkuasa hingga tak kuasa menahan emosi dan gejolak jiwa hingga melampuai batas kemanusian adil yang beradab yang terpampang di dada garuda itu.

Baca Juga  Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Menerima DID untuk 164 Desa Sebesar Rp19.579.660.000.

Lihat saja engkau begitu pandai memakai gerak dan rupa seperti bunglon, dimana engkau bersahaja begitu ramah dan tamah, namun dibalik senyummu dan tingkahlah laku baikmu, engkau menyimpan sebuah ambisi jajah yang begitu erat tertanam dalam dirimu. Kenapa kita saling mengancam, kenapa kita saling menuduh hingga gaduh lalu memfitnah hanya untuk menjadikan dirimu seolah-olah kaulah yang paling kuasa dan mampu menentukan segalanya. Kenapa kita saling mengadu, saling mengadu dalam keresahan hati rakyat yang semakin menjelma menjadi tak peduli lagi dengan pemimpinnya. Mereka begitu lelah dan lemah untuk bersuara, bukan saja karena mereka tak mampu lagi untuk berkata, namun jauhnya janji yang pernah diucapkan terbongkar dalam dusta yang menyakitkan hati dan jiwanya.

Kenapa engkau begitu sombong dengan kedudukan itu, kenapa kau begitu angkuh dengan jabatan itu hingga engkau menuai ancaman kilat dari para pengemudi negeri ini. Lalu munculah sang pembela yang katanya dari golongan benar, namun pada kenyataannya, mereka hanya berkedok palsu hingga mengakibatkan rasa satu dan kesatuan itu semakin pudar memudar terasa pergi jauh dari peredaran dalam suasana ramah negeri ini. Kita saling mencari siapa mereka dibalik ancaman itu, namun pada kenyataannya kita sendiri sudah lupa jika kita juga termasuk dalam golongan mereka yang tak mengenal dengan baik apa arti dari itu semua.

Kau ajak mereka berbondong-bondong mengikuti jejak nasehatmu dengan berdalih jika itu salah, jika itu harus dibenarkan dan jika itu harus dinaikkan dan diturunkan, namun kau lupa jika kau telah memerangi saudaramu sendiri. Belum lagi jika kau berada dalam posisi yang kau inginkan, engkau seakan-akan tak segan mengambil sesuatu yang bukan milikmu, kau begitu berani mendustai sumpah atas nama Tuhanmu sejak hari itu kau dipercayai menangani negeri ini. Ketika itu semua telah berjalan, engkau tak bisa menahan diri lalu memeras saku bangsa yang dihasilkan dari keringat rakyatmu sendiri.

Baca Juga  Old Fashioned Recipe For Preventing Allergies And Chemical Sensitivities

Tak kasihan kah engkau berlaku kepada bangsa dan negerimu sendiri, engkau mengaku bertanah air satu, berbendera satu dan berbahasa satu, berarti kau begitu paham dan memahami dengan makna yang dari sumpah itu yang tertulis itu jika kita semua yang berada dalam negeri ini adalah satu. Sudah cukup lelah negeri ini melihat tingkah lakumu yang selalu menjauh dari kata satu.
Kau begitu gemar menggemari diri dengan sikap ingin memecah belah yang telah dibangun begitu sulit oleh para pahlawan negeri ini. Mungkin mereka meneteskan air mata jika menyaksikan keadaan negeri kita saat ini, dimana mereka membangun negeri ini dengan jiwa dan raga mereka dengan memerdekakannya dengan susah payah lalu kini kau malah menjajah kembali negerimu sendiri tanpa titik.

Sudahlah … kita ini satu dan bersatu dalam keberanekaragaman yang kuat, saling menghormati, bertoleransi, saling berjabat tangan dan selalu menyelesaikan segala permasalahan yang ada dengan musyawarah yang pernah dilakukan oleh pendahulu negeri ini. Semoga saja kita semua sadar dan menyadari dimulai dari sendiri jika keadaan negeri kita saat ini sedang dalam keadaan kurang baik, jadi jangan buat berita, masalah dan perihal lain untuk mengambil tindakan dan langkah yang hanya akan mempersulit keadaan.

Berhentilah menyebarkan isu-isu yang tak penting, dan tak bermakna yang hanya akan mengundang mala petaka menimpa kita semua. Kita ini bersaudara, maka selesaikan dengan baik penuh dengan persaudaraan. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semuanya. Semoga Indonesia dan Bangsaku, khususnya di bumi kita Aceh selalu dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa dari hal yang ingin menghancurkan negeri kita tercinta ini. Amin, Ya Rabbal ‘Alamin.

Banda Aceh, 24 Maret 2023

Share :

Baca Juga

ACEH

Sentuhan Kemanusiaan Kapolsek Idi Tunong, Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim

ACEH

Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah Ke XXX, Kapolres Aceh Timur Tekankan Sinergi dan Inovasi Daerah

BERANDA

Biro PBJ Setda Aceh Salurkan Ratusan Mushaf Al-Qur’an ke Dayah dan Panti Asuhan Terdampak Banjir

ACEH

Patroli Malam, Satsamapta Polres Aceh Timur Antisipasi Gangguan Kamtibmas

ACEH

Residivis Incar Jamaah: Maling Masjid Baiturrahman Gasak Tas Saat Sujud

ACEH

Diduga Korban Penganianyaan, Pemuda Aceh Timur Tewas dengan Luka Lebam dan Bekas Ikatan

ACEH

Kedekatan Bhabinkamtibmas Polsek Darul Ihsan dengan Warga, Kunci Harmoni Polri dan Masyarakat

ACEH

Irigasi Tersumbat Banjir, Warga 6 Desa di Aceh Timur Patungan Sewa Alat Berat: “Pemerintah Jangan Tutup Mata”