MEDIALITERASI.ID – Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Sekretariat Daerah Aceh kembali menunjukkan aksi nyata kepedulian melalui penyaluran bantuan Al-Qur’an ke sejumlah dayah dan panti asuhan di wilayah terdampak banjir. Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan untuk memulihkan kembali proses belajar mengajar para santri yang sempat terganggu akibat kerusakan fasilitas dan kitab suci yang terendam.
Di Kabupaten Aceh Timur, bantuan disalurkan ke Yayasan Itqan Darussalam, Paya Gajah sebanyak 40 mushaf Al-Qur’an, serta ke Dayah Maslakul Hidayah Al Aziziyah, Kubu Aneuk Lhee, Paya Gajah, Kecamatan Peureulak Barat sebanyak 48 mushaf Al-Qur’an. Penyaluran ini disambut haru oleh para pengelola dayah dan santri yang sebelumnya mengalami keterbatasan bahan ajar.
Sementara itu, di Kabupaten Aceh Utara, distribusi bantuan menjangkau tiga lokasi, yakni Dayah Babussalam Al Hidayah, Gampong Blang, Kecamatan Matangkuli sebanyak 87 mushaf Al-Qur’an, Dayah Malikussaleh, Panton Labu sebanyak 110 mushaf Al-Qur’an, serta Dayah Darul Aman, Langkahan sebanyak 111 mushaf Al-Qur’an. Bantuan ini diharapkan mampu mengembalikan aktivitas pembelajaran Al-Qur’an di dayah-dayah yang terdampak.
Adapun di Kabupaten Pidie Jaya, bantuan diberikan kepada Panti Asuhan Yatim Piatu Darul Aitam, Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu sebanyak 49 mushaf Al-Qur’an, sebagai bentuk perhatian terhadap anak-anak yatim yang juga terdampak kondisi pascabanjir.
Menariknya, setiap mushaf Al-Qur’an yang disalurkan telah dilengkapi dengan nomor registrasi khusus. Sistem ini diterapkan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas distribusi bantuan, sehingga setiap Al-Qur’an dapat ditelusuri asal donaturnya serta lokasi penyalurannya. Dengan demikian, proses pelaporan dan evaluasi penyaluran bantuan dapat dilakukan secara lebih tertib dan terukur apabila sewaktu-waktu diperlukan.
Secara keseluruhan, ratusan mushaf Al-Qur’an yang disalurkan merupakan hasil penggalangan dari Relawan ASN BPBJ Setda Aceh yang melibatkan partisipasi berbagai pihak. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk bantuan fisik, tetapi juga menghadirkan kembali semangat dan harapan bagi para santri untuk terus belajar dan menghafal Al-Qur’an.
Melalui aksi ini, BPBJ Setda Aceh menegaskan komitmennya dalam mendukung pemulihan sektor pendidikan keagamaan di Aceh, sekaligus memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial dan gotong royong di tengah masyarakat.







