Home / BERANDA / BERITA / HUKUM / KRIMINAL / NASIONAL

Jumat, 7 Agustus 2026 - 02:42 WIB

995 Pucuk Senjata Api, Narkoba, dan CD Porno Ditemukan di Ruang Mantan Ketua Yayasan Sekolah di Jaksel

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA — Sebanyak 995 pucuk senjata api beserta amunisi, narkoba, dan CD porno ditemukan di salah satu ruangan milik mantan ketua yayasan sebuah sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Temuan awal terjadi pada 10-11 Juli 2025 saat pihak sekolah membuka ruangan tersebut untuk kebutuhan siswa. Kuasa hukum yayasan, Hermawanto, mengatakan di dalam ruangan itu tersimpan ratusan senjata berbagai jenis.

“Jadi pada tanggal 10 dan tanggal 11 bulan Juli, hampir satu bulan yang lalu, kami menemukan ada 995 pucuk senjata. Di dalamnya ada senjata api, termasuk ada amunisi dan juga beberapa aksesoris senjata yang lain,” kata Hermawanto kepada wartawan di Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Temuan Susulan: Narkoba hingga CD Porno

Hermawanto menyebut pada Rabu malam (5/8/2026) pihaknya kembali membuka ruangan lain untuk keperluan guru. Dari ruangan itu kembali ditemukan senjata, narkoba, dan materi pornografi.

“Kemudian tadi malam, hari Rabu gitu ya, hari Rabu tadi malam kami menemukan kembali beberapa senjata. Termasuk juga menemukan narkoba, dan menemukan CD porno,” ujarnya.

Dari hasil pendataan sementara, senjata yang ditemukan meliputi 4 pucuk laras panjang, 2 pucuk laras pendek, peredam, 7 magasin berbagai jenis, amunisi berbagai kaliber, sejumlah airsoft gun berbentuk FN P90, AK-47 dan M4 Carbine, taser gun, serta alat dan buku panduan pembuatan peluru.

Baca Juga  Kapolda Aceh Resmikan Gedung Utama Polres Aceh Timur, Bupati: Perkuat Sinergi Jaga Keamanan

 

Ada Ruangan Mirip Bunker

Pihak yayasan juga menemukan satu ruangan yang kondisinya terkunci rapat dan diduga berbentuk bunker. Hingga kini ruangan itu belum berani dibuka karena khawatir ada risiko hukum.

“Masih ada satu ruangan seperti bunker yang itu semua terkunci rapat, kami tidak bisa masuk ke sana. Kami juga akan meminta kepada aparat untuk membantu kami untuk membuka ruangan ini,” tutur Hermawanto.

Ia berharap aparat kepolisian yang membuka bunker tersebut agar prosesnya sesuai prosedur.

 

Mantan Ketua Yayasan Sudah Dipecat

Hermawanto menjelaskan mantan ketua yayasan yang menguasai kunci ruangan itu sudah dipecat sejak April 2026. Saat ini yayasan tengah menempuh jalur hukum perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait pemberhentian pengurus dan pembina.

“Status hukum jadi proses penghentian terhadap Ketua Pengurus yang sudah kami pecat, proses penonaktifan terhadap anggota pembina, sekarang sedang proses gugatan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Jadi sedang bergulir proses perkara perdatanya,” ujarnya.

Baca Juga  Juni Ahyar : Buku Bahasa & Budaya Aceh Sebagai Identitas Bangsa Resmi Terbit

 

Polisi Terima Laporan 15 Juli

Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan, Untung, meminta kepolisian mengusut tuntas kasus ini. Ia menilai penyimpanan senjata di lingkungan sekolah sangat berbahaya.

“Kami berharap kepolisian akan sangat serius karena terkait dengan senjata itu berkaitan dengan keamanan nasional juga. Karena senjata ini bisa disalahgunakan dan tetap bisa berbahaya bagi siapa pun,” kata Untung.

“Apalagi senjata ini disimpan di tempat sekolah yang berbahaya bagi para siswa dan para guru tentunya. Jadi itu yang kami harapkan,” sambungnya.

Terpisah, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait temuan senjata, termasuk air gun dan senpi, di yayasan tersebut. Laporan polisi dibuat pada 15 Juli 2026.

“Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima laporan dari masyarakat terkait temuan senjata yang tersimpan di salah satu ruangan di yayasan sekolah yang berlokasi di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan,” kata Joko.

Hingga berita ini ditulis, polisi belum merinci jenis dan asal-usul seluruh senjata yang diamankan. Penyelidikan masih berlangsung untuk mendalami kepemilikan dan motif penyimpanan ratusan senjata tersebut di lingkungan sekolah.(*)

Share :

Baca Juga

BERANDA

Jalur Padang-Solok Lumpuh Total Diterjang Galodo, 32 Warga Mengungsi

BERANDA

PNS di OKI Tewas Ditusuk Istri di Depan Masjid At-Taqwa, Dipicu Persoalan Biaya Berobat Anak

BERANDA

Kontroversi Tikungan 4 Moto3 Austria: Veda Pratama Kena Double Long Lap Usai Senggolan dengan Munoz

BERANDA

Anggaran Rp2,32 Triliun untuk 2.298 Sekolah di Aceh, TTI Temukan 7 Red Flag Revitalisasi

BERANDA

OTT Revitalisasi Sekolah di Palembang, 2 Oknum PPPK Jadi Tersangka, 21 Kepsek Diperiksa Polda Sumsel

BERITA

Yosep Gobai Pertanyakan Pengakuan Delapan Kepala Suku oleh Pemprov Papua Tengah

HUKUM

Ketika Klien Bertanya: Memahami Hak dan Peran Advokat dalam Perkara Hukum

BERITA

Presiden Prabowo Hadiri 100 Tahun Gontor, Tekankan Pendidikan, Kemandirian Pangan, dan Kedaulatan Maritim