Home / BERANDA / BERITA / EDUKASI / HUKUM / KRIMINAL / MANACANEGARA / NASIONAL

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:05 WIB

Waspada Hoaks! Pesan “Panggilan +375 & Kode #90 Bajak Rekening” Beredar Lagi, Polisi Tegaskan Tidak Benar

Kominfo dan Polri: Mengangkat telepon atau kode USSD tidak bisa mencuri data HP dan saldo otomatis

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA – Pesan berantai berisi peringatan “WARNING” tentang panggilan dari nomor berkode +375, +371, +381 yang disebut bisa menyedot data HP dan saldo $15-$30 kembali viral di WhatsApp dan Facebook. Kepolisian RI dan Kementerian Kominfo memastikan isi pesan tersebut hoaks lama yang sudah berulang kali didaur ulang.

Pesan itu mengklaim jika telepon dari nomor seperti +37560260528, +37127913091 diangkat, maka kontak, data kartu kredit, dan rekening bank akan langsung tercopy dalam 3 detik. Pesan juga meminta publik tidak menekan kode #09# atau #90# karena disebut bisa “membajak SIM Card”.

Fakta: Mengangkat telepon tidak bisa curi data

Dikutip dari laman http://aduankonten.id dan klarifikasi Polri, tidak ada teknologi yang bisa mencuri seluruh isi HP hanya karena mengangkat telepon. Biaya pulsa juga tidak bisa dipotong otomatis Rp225 ribu – Rp450 ribu hanya dengan mengangkat panggilan internasional. Operator seluler di Indonesia menerapkan sistem “caller pays”, bukan “receiver pays”.

Baca Juga  1.035 Gram Sabu Kembali Berhasil di Gagalkan oleh Satnarkoba Polres Lhokseumawe

Untuk kode USSD #90# dan #09#: 

1. #90# adalah kode forward call/Divert yang sah. Bahayanya hanya jika Anda menekan lalu memasukkan nomor orang lain. Itu artinya panggilan Anda akan diteruskan ke nomor tersebut dan Anda yang bayar. Tanpa memasukkan nomor tujuan, kode ini tidak berfungsi. 

2. #09# bukan kode USSD resmi dan tidak berdampak apa-apa pada SIM Card.

Meng-copy kontak, data bank, atau kartu kredit juga mustahil dilakukan lewat panggilan telepon biasa. Peretasan data hanya bisa terjadi jika korban menginstal aplikasi berbahaya, mengklik link phising, atau memberikan OTP/kode verifikasi ke orang lain

Kode negara yang disebut

+375 memang kode Belarus, +371 Latvia, +381 Serbia, +370 Lithuania, +255 Tanzania. +563 bukan kode negara, melainkan kode area Valparaiso, Chili. Tidak ada bukti panggilan dari negara-negara itu otomatis terkait ISIS atau sindikat tertentu.

Baca Juga  Penuhi Kebutuhan Sekolah, Alumni AKPOL 57 Batalyon Adhi Wiratama Serahkan Bantuan Pendidikan di Aceh Timur

Imbauan polisi & Kominfo

1. Jangan panik dan jangan sebar ulang pesan berantai tanpa cek kebenaran. Itu justru membantu hoaks menyebar. 

2. Abaikan panggilan tak dikenal* dari nomor internasional jika tidak penting. Blokir saja. 

3. Jangan berikan OTP, PIN, password, atau kode USSD ke siapa pun, termasuk yang mengaku dari bank/operator. 

4. Laporkan nomor mencurigakan ke http://aduannomor.id atau call center operator 188.

Hingga Selasa 2/6/2026, Polri belum mencatat korban yang kehilangan data HP hanya karena mengangkat telepon dari kode negara tersebut.

Pesan “WARNING Panggilan +375 Bajak HP” adalah hoaks. Tetap waspada penipuan, tapi cek dulu ke sumber resmi sebelum meneruskan. 

Jika Anda menerima pesan serupa, cek faktanya di http://turnbackhoax.id atau hubungi 171 layanan Kominfo. (AYD)

Share :

Baca Juga

HUKUM

Kapolri: Vape Pintu Masuk Narkotika Cair, Cairannya Tak Bisa Dibedakan BNN & Polri!

BERITA

Kick Off Graha Hijau Hitam Tandai Milad Ke-60 KAHMI Sulsel

ACEH

Gerebek Rumah di Meulaboh, Polisi Amankan 4 Orang Dugaan Promosi Jarimah Zina

ACEH

Ini Pesan Bupati Aceh Timur untuk Mahasiswa: Jaga Kekompakan dan Rawat Asrama IKAPA
Masuk Jaringan Global, UIA Paya Lipah Hadiri WCCE 2026 Kemenekraf RI

BERITA

Hadiri WCCE 2026, Rektor UIA Dorong Penguatan Sektor Ekonomi Kreatif Berbasis Syariah

BERANDA

Wabup Aceh Timur Buka FASI Indra Makmur, Tekankan Pentingnya Akhlak Anak

BERITA

Tgk Zulfikar Harapkan Peningkatan Sarana Pendidikan pada Hari Santri Nasional 2026

Ekonomi

BREAKING: Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura 31 BBTUD Mulai Hari Ini – Arahan Survival Mode Prabowo