MEDIALITERASI.ID | ACEH UTARA — Dalam rangka menumbuhkan semangat membaca dan menulis di kalangan generasi muda, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Utara menyelenggarakan Lomba Resensi Buku Berbasis Koleksi Perpustakaan. Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta dari jenjang SMP dan SMA/sederajat, sebagai bagian dari program Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik 2025 yang digulirkan oleh Perpustakaan Nasional RI.
Kepala Seksi Layanan, Otomasi, dan Kerja Sama Perpustakaan, Sri Fujianti, S.Sos, selaku panitia pelaksana, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mendorong minat baca dan keterampilan menulis siswa, sekaligus meningkatkan kunjungan ke perpustakaan serta memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Utara, Dr. Fauzan, S.STP., M.PA, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya budaya literasi sebagai pondasi mencetak generasi yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu memahami dan mengkritisi isi bacaan.
Pemenang Lomba Resensi Buku:
Juara 1: Muyasirah – SMAN 3 Putra Bangsa
Juara 2: Laila Silviana – SMA Swasta Al Hilal Al Aziziyah
Juara 3: Nuraida – SMAN 1 Lhoksukon
Harapan 1: Zaya Iftina – SMPN 1 Lhoksukon
Harapan 2: Nayla Maisura – SMAN 1 Muara Batu
Harapan 3: Rayan Firdaus – Pesantren Misbahul Ulum Paloh, Lhokseumawe
Salah satu juri lomba, Juni Ahyar, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa resensi buku merupakan bentuk keterampilan berpikir kritis yang penting untuk dikembangkan. “Resensi bukan sekadar ringkasan isi buku, tetapi penilaian objektif terhadap kekuatan, kelemahan, gaya bahasa, serta relevansi buku bagi pembaca,” ujarnya.
Menurutnya, unsur-unsur penting dalam sebuah resensi mencakup identitas buku, sinopsis, analisis, kritik dan saran, serta kesimpulan atau rekomendasi. Selain membantu pembaca menentukan pilihan bacaan, resensi juga menjadi bahan evaluasi bagi penulis dan penerbit, sekaligus melatih kemampuan berpikir sistematis dan argumentatif para siswa.
Tak hanya menggelar lomba resensi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Utara juga aktif melaksanakan berbagai program penguatan literasi lainnya yang didanai melalui APBD, antara lain:
Bedah Buku, Lomba Bertutur, Pelatihan Memasak, Pelatihan Merangkai Buket Bunga, Pelatihan Pengelolaan Perpustakaan Desa.
Melalui berbagai program tersebut, perpustakaan tidak lagi dipandang sebagai tempat penyimpanan buku semata, tetapi telah bertransformasi menjadi ruang publik yang kreatif, edukatif, dan inspiratif bagi masyarakat. [JA]









