Home / BERITA

Kamis, 13 Juni 2024 - 07:01 WIB

Tingkatkan Minat Baca Dispersip Aceh Utara Bedah Buku Hindustan Diary

Photo Bersama Acara Bedah Buku Hindustan Diary di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Utara Selasa, 11 Juni 2024

Aceh Utara –  Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Aceh Utara, Selasa (11/6/2024) mengadakan Bedah Buku dengan moderator Azwar, S.Psi., M.Psi. peserta yg hadir diantaranya dosen, guru, praktisi, Mahasiswa, Siswa dan masyarakat.

Buku yang dijadikan pembahasan adalah Buku Karya Cut Anggi Dwi Geubrina berjudul “Hindustan Diary”. Buku ini menceritakan pengalaman curahan hati dari India selama menempuh studi di Aligarh University.

Panitia pelaksana Sri Fujianti, mengatakan, tujuan diadakan kegiatan ini untuk mendefenisikan, mengungkap kembali isi suatu buku yang ditulis oleh penulis secara ringkas, dan dengan memberikan saran terkait dengan kekurangan dan kelebihan buku tersebut.

Sambutan Kepala Perpustakaan Aceh Utara

Kepala Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Utara, Ir. Saifullah, dalam sambutanya mengatakan, kegiatan bedah buku ini sangat penting diadakan karena untuk meningkatkan minat baca dan literasi Masyarakat Aceh Utara.

Cut Anggi Dwi Geubrina menceritakan pengalaman pribadinya dari mempersiapkan diri mendaftar sebagai Mahasiswa sampai tamat di salah satu university yang ada di India.

Dalam Buku ini menceritakan tentang pengalaman pribadi seorang Ibu Rumah Tangga berusia 27 tahun yang sangat menyukai film-film India sedari kecil membuat wawasannya terhadap menjadi luas termasuk sisi pendidikan di negara Mahatma Gandhi tersebut.

Baca Juga  Mahasiswa Modul Nusantara Kebhinekaan Menilik Kembali Heroisme Cut Nyak Dhien

Sampai di satu titik, ketika mengikuti seleksi beasiswa dari Kementrian Agama tahun 2012 seorang interviewer beasiswa bertanya, “Kalau kamu berkesempatan kuliah di luar negeri, negara manakah dan universitas apa yang akan kamu pilih?”

Dengan mantap IRT yang saat itu masih gadis ting ting menjawab, “Aligarh Muslim University, India.

Tanggapan Pakar Linguistic

Pakar Linguistic Praktisi dan Peneliti Pendidikan Universitas Malikussaleh, Juni Ahyar, S.Pd., M.Pd., Ph.D tampil sebagai pembedah buku menyampaikan, bagaimana impian Cut Anggi Dwi Gebrina ini membuktikan dirinya menjadi kenyataan dan bagaimana pula ia menjalani kehidupannya di India sebagai mahasiswa juga sebagai ibu dengan seorang bayi berusia 1 tahun.

Di dalam buku ini tertulis kisah nyata perjuangan seseorang dalam menggapai mimpi. Perjuangan seorang suami dalam mewujudkan mimpi istrinya. Perjuangan orang tua yang tidak bisa bahasa Inggris namun bisa sampai ke India demi anak dan cucunya.

India, negara yang sering terlintas dipikirkan kita sebagai negara miskin dan kotor. Negara yang padat penduduk lengkap dengan tingkat kriminal yang tinggi.

Baca Juga  Buruh Sawit Ditemukan Meninggal di Johan Pahlawan, Polisi Evakuasi Jenazah

Namun ada lebih dari 100 orang mahasiswa Indonesia menuntut ilmu disana. Menikmati keberagaman dan ketidak benaran apa yang dibayangkan tentang India sebelumnya.

Menilai Isi Buku

Setelah membedah isi buku Panjang lebar Juni memberikan pendapat tentang buku ini dianataranya:

  1. Menjadi referensi
  2. Motivasi untuk diri sendiri dan orang lain terutama mengenai menulis Diary,
  3. Pembaca bisa tahu cara kuliah ke luar negeri terutama India,
  4. Pembaca mendapat Gambaran mengenai negeri India,
  5. Pembaca bisa tahu perjuangan seorang Mahasiswa di luar negeri, begitu juga dalam penulisannya setiap Bab ada baiknya diawali dengan kalimat pengantar, menulis kepanjangan dari singkatan dan istilah-istilah yang ada supaya pembaca bisa memahami maksud yang disampaikan penulisnya, ada baiknya menambah referensi, dan index untuk memudahkan pembaca.

Kemudian diakhir bedah buku, Juni juga mengatakan, Penulis adalah orang-orang yang mempunyai memori layaknya sebuah buku besar dengan kaidah-kaidah grammarnya.

Reporter : JA | Photo : Ist Editor : Juni Ahyar

Share :

Baca Juga

ACEH

Festival Jajanan Indatu Aceh Timur 2026 Angkat Tet Pulot, Pulot Ijo, dan Warisan Kuliner Leluhur di Idi

ACEH

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Kediaman Bupati Al-Farlaky Berlangsung Meriah

ACEH

Ledakan Dahsyat di Grand Polonia Medan Tewaskan 3 Orang, Diduga dari Jaringan Gas

ACEH

Realisasi Belanja Pemkab Aceh Timur Capai Rp716,91 Miliar hingga Juli 2026

BERANDA

Ledakan Keras Guncang Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Rusak

ACEH

Jembatan di Jambo Lubok Aceh Timur Rusak Parah, Akses Sekolah dan Ibadah Warga Terancam

ACEH

Miris! DPO Diterbitkan untuk Pelaku Penganiayaan dan Penggelapan HP Anak di Takengon

EDUKASI

Perkuat Internasionalisasi, UIA Sepakati MoU Multipihak di Bandung